Jelang Natal dan Tahun Baru
Sarundajang: Bahan Pokok Harus Aman!
Gubernur Sulut, Dr SH Sarundajang meminta jajarannya memastikan ketersediaan bahan pokok dan BBM (bahan bakar minyak)
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Gubernur Sulut, Dr SH Sarundajang meminta jajarannya memastikan ketersediaan bahan pokok dan BBM (bahan bakar minyak) jelang natal dan tahun baru.
Permintaan ini disampaikannya saat memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkorpinda) di ruang kerja gubernur, Senin (28/11/2011). Rapat yang berlangsung kurang lebih 2 jam ini, membahas berbagai hal menyangkut kondisi keamanan daerah terutama memasuki bulan Desember ini.
"Gubernur menginstruksikan Kepala Biro Perekonomian untuk melakukan pemantauan secara ketat dan mengupayakan ketersediaan bahan‑bahan tersebut tidak terganggu agar masyarakat dapat merayakan natal dan tahun baru dengan tenang," kata Kabag Humas Pemprov Sulut Christian Sumampow, kemarin.
Mengenai kondisi keamanan, Sarundajang meminta aparat keamanan untuk menjaga kondisi keamanan daerah agar tetap kondusif. Ditambahkannya, kondisi keamanan yang selama ini cukup kondusif agar terus dipertahankan. "Segala bentuk gangguan keamanan yang berpotensi mengganggu suasana menjelang memasuki bulan Desember ini oleh gubernur dimintakan agar segera diantisipasi," tutur Sumampow.
Gubernur meminta masyarakat untuk mewaspadai datangnya musim penghujan yang mungkin dapat mengakibatkan berbagai gangguan alam yang dapat menyebabkan bencana. Ditambahkannya, gubernur juga berharap beberapa peristiwa bencana alam yang pernah terjadi dan mengakibatkan korban manusia dapat dicegah sedini mungkin. "Kita tidak dapat mencegah datangnya bencana tapi kita bisa mencegah terjadinya korban manusia akibat bencana," kata Sumampow.
Dalam rapat ini, gubernur juga meminta masyarakat Nusa Utara yang akan bepergian baik dari dan ke daerah Kepulauan untuk tidak memaksakan diri melakukan perjalanan apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan. "Otoritas pelabuhan juga dimintakan untuk tidak memberangkatkan kapal yang over capacity dan perusahan pemilik kapal juga diminta untuk mencegah terjadinya over capacity kapal untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan," tandas Sumampow.
Rapat ini dihadiri Kapolda, Danlantamal, Danrem, Dan Lanudsri, Ketua Pengadilan Tinggi, dan Wakajati (mewakili Kajati). Koordinasi antar unsur‑unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkorpimpda) akan terus dilakukan secara intens untuk menciptakan kondisi Sulawesi Utara yang aman terutama memasuki Bulan Desember ini.(*/aro)