Lingkungan
BLH Jamin Kualitas Air Sungai Manado Baik
Badan Lingkungan Hidup (BLH) Manado menjamin kualitas air sungai di Manado masih baik
"Ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan BLH Manado, secara reguler, tetapi kalau mengenai bakteri e‑coli kemungkinannya masih ada, tetapi konsentrasinya belum kami periksa apakah sudah diatas baku mutu atau belum," kata Kepala BLH Manado, Joshua Pangkerego, di Manado, Kamis.
Pangkerego mengatakan untuk menjaga agar kondisi sungai di Manado, tetap berada di bawah baku mutu, BLH Manado terus melakukan sosialisasi kepada seluruh penduduk Manado, yang berdomisili di sepanjang bantaran sungai agar tidak membuang sampah ke sungai.
Pangkerego mengatakan, yang paling penting pemerintah melarang penduduk mengalirkan septitank langsung ke sungai, karena bisa membawa bakteri e‑coli ke sungai dan bisa menurunkan kualitas air sungai di Manado, sebab kadar bakteri tersebut sangat tinggi.
Pangkerego mengakui, memang seharusnya sebelum masuk ke sungai, semua air limbah harus melalui perlakuan khusus seperti melewati Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sehingga saat sampai ke sungai sudah bersih dan tidak akan menyebabkan penemaran.
Bukan hanya melakukan hal ini, Pangkerego mengatakan, BLH Manado bersama seluruh instansi terkait seperti Dinas Kebersihan dan Pertamanan, PKK dan seluruh kelurahan dan kecamatan melakukan sosialisasi secara terus menerus untuk memelihara kebersihan sungai.
Camat Sario, Xaverius Runtuwene, mengatakan untuk menjaga agar kualitas air di sungai Sario ia bersama seluruh jajarannya yakni para lurah di Sario yang berada di lokasi perlintasan sungai Sario terus melakukan sosialisasi dan mengajak warga menjaga sungai.
"Memang bukan hal yang mudah untuk mengubah pola pikir masyarakat, tetapi demi menjaga kebersihan sungai, kami tak pernah berhenti mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai dan melarang mereka mengalirkan saptitanknya langsung ke sungai," Kata Runtuwene.
Camat Malalayang, Thresje Mokalu, mengatakan untuk menyadarkan masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran sungai Malalayang, ia mengajak terus melakukan sosialisasi secara berkelanjutan, yang paling penting adalah menekankan bahwa bagus tidaknya sungai di Manado ini, ditentukan oleh perilaku mereka, mau kotor mereka atau bersih itu tanggungjawab masyarakat sendiri.
Manado dialiri oleh sejumlah sungai besar seperti Daerah Aliran Sungai Tondano, Malalayang, Sario, Bailang untuk menjaga kebersihan sungai di Manado, pemerintah melakukan sosialisasi secara kontinyu untuk mengubah pola pikir masyarakat bahwa sungai adalah sumber kehidupan bukan tempat sampah. (antara)