Lakalantas Maut
Tulang Punggung Keluarga Tewas Kecelakaan
Di mata keluarga, Rano merupakan tulang punggung bagi adik-adiknya. Rano merupakan anak kedua dari enam bersaudara.
Penulis: Ryo_Noor | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Rano Mandagi, dijemput ajal, usai mengalami kecelakaan lalu lintas maut, di Perempatan Jalan Konsolidasi, Paniki Bawah, Mapanget, Sabtu (8/10/2011) sekitar pukul 13.30 Wita. Frans Mandagi (47), ayah Rano terpukul akibat kejadian tersebut. Di mata keluarga, Rano merupakan tulang punggung bagi adik-adiknya. Rano merupakan anak kedua dari enam bersaudara.
Rano bekerja di perusahan keluarga, yang mengusahakan jual beli komiditi pertanian. Kata Frans, pagi hari, sebelum dijemput ajal, Rano sempat mengantar adiknya ke Sekolah, "Dua kali ia bolak-balik, antar adikny sekolah pertama Jay masih SD, lalu Dewi sekolah di SMK, baru habis itu pergi kerja," ungkapnya. Frans mengetahui kabar, Rano mengalami lakalantas, saat siang, ditelepon Dewi, anak perempuannya. "baru sampai di Rumah sudah dapat telepon Rano kecelakaan," tuturnya.
Bergegas, Frans bersama istri, berangkat ke RS Wolter Mongisisi, Frans mengatakan, hanya punya waktu 15 menit, tak sempat Frans mendengar pesan terakhir, Rano keburu dijemput ajal "Dia (Rano) nda sadar, sampai meninggal," katanya. (ryo)