Breaking News:

Lebaran Ketupat

Lebaran Ketupat Makan Korban Jiwa di Desa Sea Induk

Lebaran ketupat tidak selamanya diisi dengan suasana saling memaafkan. Hal ini terjadi di Desa Sea Induk.

Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Kevrent Sumurung

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Lebaran ketupat tidak selamanya diisi dengan suasana saling memaafkan. Hal ini terjadi di Desa Sea Induk.

Hendro Rompis (26), warga komplek Miftahul Jannah Boulevard Manado tewas dengan luka bacokan di tangan kanan, pergelangan tangan kanan putus dan leher nyaris putus, Rabu (7/9/2011)

Pria ini dibacok dengan senjata tajam yang panjangnya sekitar setengah meter oleh Eki Tangkalisang, warga Sea Induk jaga 7.

Kejadian itu berawal sekitar pukul 16.30 Ewita. Ketika keduanya sedang minum minuman keras di dekat Madrasah Ibtidaiah Sea bersama sekelompok anak muda di tempat tersebut.

Saat minum, tiba-tiba saja Rompis mengamuk dan hendak memukul Eki. Rompis kemudian ingin memukul Eki. Warga yang ada di tempat itu pun mencoba memisahkan keduanya. Namun Rompis tetap saja mengamuk.

Eki yang mulai terdesak kemudian lari dan pulang ke rumah. Ia kemudian mengambil parang atau sering disebut lilang yang panjangnya sekitar setengah meter dan kembali mencari Rompis yang kemudian langsung membacoknya.

Usai melakukan tersebut, Eki kemudian lari kerumahnya. Saat kejadian tersebut, banyak warga yang menyaksikannya. Tangan kanan korban yang putus pun langsung dibalut dengan baju dari Anco, warga di sekitar tempat itu.

Tak berapa lama, satu di antara warga kemudian menghubungi Polresta Manado. Sekitar pukul 17.00 Wita, petugas pun datang dan membawa korban untuk dibawa ke RS Prof Kandow Malalayang. Sementara pelaku langsung dijemput dan dibawa ke Polsek Malalayang untuk diperiksa. (kev)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved