Ekbis
Ekspor Sulut Mencapai US$ 59,4 Juta
Nilai ekspor Sulawesi Utara pada bulan Juli 2011 mengalami pertumbuhan sebesar 21,90 persen bila dibandingkan ekspor Juni 201
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Nilai ekspor Sulawesi Utara pada bulan Juli 2011 mengalami pertumbuhan sebesar 21,90 persen bila dibandingkan ekspor Juni 2011. Nilai ekspor Sulut pada bulan Juni 2011 mencapai sebesar US$ 48,7 juta, angka ini naik menjadi US$ 59,4 juta di bulan Juli 2011.
"Peningkatan terbesar terjadi pada komoditi lemak dan minyak hewan nabati sebesar US$ 8,9 juta, disusul berbagai produk kimia sebesar US$ 1,1 juta," kata Kepala Badan Pusat Statistika (BPS), Dantes Simbolon, pada sejumlah media di kantornya, Senin (5/9).
Sebaliknya penurunan terbesar terjadi pada sektor ampas atau sisa industri makanan sebesar US$ 0,2 juta. Secara kumulatif, nilai ekspor dari Januari-Juli 2011 mencapai sebesar US$ 413,6 juta. Angka ini mengalami kenaikan bila dibandingkan posisi yang sama tahun lalu yakni sebesar US$ 150,9 juta.
"Ekspor terbesar ke Belanda mengalami kenaikan pada Juli 2011 dibandingkan Juni 2011 yakni sebesar US$ 38 juta. Penurunan terbesar ke Amerika Serikat dan disusul Korea Selatan masing-masing sejumlah US$ 16,7 juta dan US$ 14,7 juta," ujarnya.
Berbeda dengan nilai impor, yang justru mengalami penurunan sebesar 64,98 persen pada bulan Juli 2011. Impor pada bulan Juni 2011 mencapai US$ 2,6 juta, angka ini turun menjadi US$ 0,9 juta pada bulan Juli 2011.
"Penurunan terbesar terjadi pada mesin-mesin pesawat mekanik sebesar US$ 0,6 juta. Sedangkan kenaikan terbesar pada komoditi benda-benda dari besi dan baja sebesar US$ 0,1 juta," ucap Simbolon.
Nilai impor terbesar dari Thailand yakni sebesar US$ 0,1 juta, sebaliknya penurunan yang terbesar dari Philipina sebesar US$ 1,0 juta.