Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

17 Agustus

Hujan Keras, Penunggu Bendera Berteduh

Petugas penunggu bendera yang sebelumnya berdiri tegak menunggu bendera hingga nanti diturunkan memilih berteduh karena hujan.

Penulis: | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Robertus Rimawan


TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO
- Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke -66 tingkat Provinsi Sulut berlangsung hikmat. Gubernur Sulawesi Utara Dr Sinyo Harry Sarundajang bertindak selaku Inspektur Upacara. Sedangkan Komandan Upacara dipercayakan kepada Wadan Yon 712 Wiratama Manado Mayor Infanteri Ridha Sitaba. Upacara  yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Jalan 17 Agustus Manado, Rabu (17/08) mulai pukul 10.00 Wita.

Bertindak selaku Komandan Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih (Paskibraka) Sulut yang bertugas pada Upacara yakni Letda Ade Rochmat, sedangkan pasukan delapan dipimpin Geraldi Lumempow (Manado) pengerek bendera Ridel Sendow (Minut) pembentang bendera Yesaya Sahelangi (Minahasa). Sedangkan pasukan 17 dipimpin Anak Agung P Ramadika (Kotamobagu) dan pembawa bendera (baki) Flinka Keles dari SMKN I Tomohon.

Melalui upacara tersebut Ketua DPRD Sulut Pdt Meiva Salindeho Lintang STh  membacakan Teks Proklamasi RI dan Doa disampikan Kakanwil Kemenag Sulut Drs H Halil Domu.

Upacara berlangsung hikmat dan lancar, cuaca cerah mendukung berlangsungnya proses upacara. Angin yang kuat mampu mengibarkan Sang Merah Putih di ujung tiang.

Sedangkan berbeda dengan ketika upacara, beberapa jam usai upacara hujan deras melanda.

Petugas penunggu bendera yang sebelumnya berdiri tegak menunggu bendera hingga nanti diturunkan memilih berteduh karena hujan.

"Penunggu berteduh karena nanti seragam digunakan kembali saat penurunan," ujar seorang petugas upacara.

Saat penurunan bendera hujan mulai reda, Paskibraka yang bertugas pada upacara penurunan bendera sore, Pasukan   Delapan dipercayakan kepada Ridel Sendow (Minut) pengerek Brando Lengkong (Tomohon) pembentang  Marcel P Lamida (Sangihe). Pasukan 17 dipimpin Sinyo Haridiknas Tumundo (Bitung) pembawa bendera (baki) Pocut Aryka Atahasy (Minsel).

Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang tetap menjadi Inspektur Upacara saat penurunan bendera.

Acara Peringatan Hari kemerdekaan RI ke-66 ini turut dihadiri mantan Gubernur Sulut CJ Rantung, Mantan Wagub Sulut H Abdullah Mokoginta, Forum Komunikasi Pimpinan daerah (Forkopimda) Sulut, First Lady Sulut Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun, Wagub Sulut Drs Djouhari Kansil bersama Ibu Mieke Kansil Tatengkeng, Sekprov Ir Siswa R Mokodongan bersama istri, Ester Mokodongan Turang, Konjen Philipina, pimpinan umat beragama serta para pejabat teras TNI/Polri dan Sipil Sulut. (rob)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved