Dugaan Pungli
Dua Jam Selfie Diperiksa di Polda Sulut
Diperkirakan sekitar dua jam setengah, Kepala Bagian Kemahasiswaan Fakultas Hukum Unsrat yang dinonjobkan, Selvie berada di dalam ruang subdit tipikor
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO- Diperkirakan sekitar dua jam setengah, Kepala Bagian Kemahasiswaan Fakultas Hukum Unsrat yang dinonjobkan, Selvie berada di dalam ruang subdit tipikor sebelum mendapat kesempatan istirahat makan siang pada pukul 12.20.
Informasi yang diperoleh dari sumber di Mapolda Sulut, Selvie dimintai keterangan terkait dugaan pungutan liar yang dilakukanya terhadap mahasiswa tanpa kuitansi. Selain itu Selvie juga dimintai keterangan terkait sistem penerimaan mahasiswa lewat jalur Sumikolah dan beberapa hal lainya menyangkut Unsrat.
Kasubdit Tipikor AKBP Grubert Ugude, SH ketika diwawancarai mengatakan pihaknya memanggil yang bersangukan untuk mengklarifikasi pungli yang diduga dilakukan oleh yang bersangkutan.
"Pada prinsipnya karena ini masih tahap penyelidikan, makan kemungkinan berkembang pasti, namun kita selalu mengambil langkah berdasarkan fakta-fakta hukum. Jika ada indikasi tindak pidana akan di proses lebih lanjut, termasuk pihak-pihak yang ikut terlibat," kata Grubert.
Sekitar pukul 12.20 Selvie keluar dari ruangan untuk istirahat makan siang. Ketika diwawancarai, pegawai yang saat ini hanya menjadi staf biasa di bagian kepegawaian Unsrat itu enggan memberi keterangan.
"No Coment, nantilah sebentar, soalnya kan belum selesai. Sekarang mau makan dulu, nanti kembali lagi," ujarnya.
Sekitar pukul 13.30, Selvie kembali lagi masuk ke dalam ruang Subdit Tipikor, melanjutkan keteranganya terkait. Ditemui usai pemeriksaan lanjutan yang selesai sekitar pukul 15.00, Selvie mengatakan, ia enjoy aja, dan lancar memberikan keterangan.
"Saya enjoy aja, semua pertanyaan tentunya dijawab apa adanya tanpa rekayasa, karena saya tidak mau nantinya jadi korban sia-sia jikalau berbohong kepada pihak Kepolisian," ujar Selvie.
Selaku manusia tentunya agak kecewa, ia menyayangkan tidak adanya pendampingan dan advokasi dari Unsrat. Namun Ia bersyukur masih ada teman-teman pegawai yang peduli terhadap masalah yang dihadapinya. Ia bersyukur atas segala yang terjadi, ia pun yakin bahwa ada hikma di balik kejadian ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, Selvie sedikit keberatan dengan sanksi yang diberikan oleh pihak rektorat, karena ia merasa tidak melakukan kesalahan. Apa yang dilakukanya semata-mata atas petunjuk dan arahan pimpinan dalam hal ini Dekan.