Ekbis
Perekonomian Sulut Tumbuh 7,14 Persen
Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara pada triwulan kedua secara year on year tumbuh sebesar 7,14 persen.
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara pada triwulan kedua secara year on year tumbuh sebesar 7,14 persen. Sektor yang mengalami pertumbuhan tertinggi berasal dari sektor bangunan sebesar 6,93 persen, kemudian diikuti sektor lainnya.
"Besaran produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku pada triwulan II 2011 mencapai Rp 10,03 triliun dan atas dasar harga konstan 2000 mencapai Rp 4,78 triliun," kata Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik, Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara, Jeffry A Runtulalo, saat menggelar konferensi pers di kantornya, Jumat (5/8).
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi triwulan II 2011 bila dibanding triwulan I 2011 mengalami pertumbuhan yang signifikan sebesar 11,30 persen. Sektor yang mengalami pertumbuhan tertinggi yakni sektor pertanian sebesar 21,80 persen.
"Dilihat dari sisi penggunaan, Hampir semua komponen PDRB mengalami pertumbuhan positif di triwulan II tahun 2011," ujarnya.
Menurut Jeffry, terdapat tiga komponen PDRB yang memberikan kontribusi terbesar di triwulan II 2011 yaitu komponen ekspor sebesar 3,37 persen, komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga, 1,84 persen dan PMTB sebesar 1,29 persen.
Selain itu, nilai tambah bruto pengeluaran konsumsi rumah tangga meningkat dari Rp 4,36 triliun do triwulan I 2011 naik menjadi Rp 4,48 triliun di triwulan II 2011. Demikian pula dengan pengeluaran konsumsi pemerintah, yang di triwulan I hanya mencapai Rp 2,64 triliun menjadi Rp 2,73 triliun di triwulan II 2011.
"Pertumbuhan meningkat dan pendapatan masyarakat meningkat.peningkatan nilai tambah pengeluaran konsumsi rumah tangga ini di dorong oleh meningkatnya aktivitas konsumsi masyarakat menjelang masuk sekolah dan memasuki tahun ajaran baru," ucap Jeffry
Hal ini seiring dengan perkiraan pertumbuhan ekonomi BI Manadi pada triwulan ke II yang akan mencapai 7,13 persen. Peningkatan pertumbuhan ekonomi ini disebabkan peningkatan aktivitas konsumsi dan membaiknya investasi.
"Persiapan perayaan hari pengucapan syukur, dimulainya musim liburan sekolah, masih berlanjutnya tren kenaikan harga cengkih, pencairan tunjangan sertifikasi guru, dan pelaksanaan berbagai even nasional dan internasional," kata Pemimpin BI Manado, Ramlan Ginting beberapa hari yang lalu.
Selain itu realisasi proyek pemerintah dan swasta turut andil dalam mendorong pertumbuhan investasi di triwulan II 2011. Kemudian kinerja ekspor Sulut diperkiarakan akan mengalami pertumbuhan yang tinggi.