Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Wakil Rakyat

Rhamdani Siap Ditangkap KPK

Anggota DPRD Sulut dari Komisi IV, Benny Rhamdani kembali membuat pernyataan yang kontroversial.

Penulis: | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Robertus Rimawan P


TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO
- Anggota DPRD Sulut dari Komisi IV, Benny Rhamdani kembali membuat pernyataan yang kontroversial.

Ia mengaku siap ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi, Rabu (3/8/2011). "Saya menantang KPK kalau KPK merasa ada kekayaan yang saya sembunyikan saya siap ditangkap," ujarnya ketika konferensi pers.

Pernyataan tersebut ia sampaikan ketika sejumlah wartawan mempertanyakan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Rhamdani. Menurutnya proses PAW atas dirinya di DPRD Sulut, sudah tak lama lagi.

"Suratnya sekarang sudah Depdagri menunggu Mendagri menandatangani surat PAW atau pemberhentian saya dari DPRD Sulut dan mengangkat pengganti saya," kata Rhamdani.

Setelah itu, ia mengaku akan segera menemui BPK menyampaikan secara tertulis harta kekayaan saat ia menjabat sebagai anggota dewan dari tahun 1999 hingga 2011. Menurut legislator yang dikenal vokal ini, laporan kekayaan tersebut akan dibawa bukan hanya ke BPK tapi juga KPK.

"Tujuannya agar menjadi pembelajaran dalam dimensi politik, setiap pejabat negara harus melaporkan kekayaannya," kata Rhamdani. Ia menambahkan, kekayaan yang ia miliki selama 12 tahun menjadi anggota dewan, memiliki mobil merek Grand Livina warna hitam dengan plat nomor DB 5121 TA.

"Lalu rumah yang diperoleh atas kredit dengan nama istri saya di Bank BNI Kotamobagu, kredit ini diberikan rumah bekas, lalu saya kredit lagi di Bank Sulut untuk renovasi rumah yang ditempati saat ini sebagai rumah keluarga," katanya.

Ia mengaku, saat ini tak memiliki harta lain selain harta berharga yaitu keluarga, terdiri atas satu isteri dan menurutnya tak akan ditambah beserta empat anak. (rob)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved