Ekbis
Harga Beras Pemicu Kenaikan Inflasi
Bahan makanan pokok, beras, menjadi pemicu utama dalam terjadinya inflasi kota Manado di bulan Juli 2011.
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO-Bahan makanan pokok, beras, menjadi pemicu utama dalam terjadinya inflasi kota Manado di bulan Juli 2011. Manado mengalami inflasi pada bulan Juli 2011 sebesar 0,08 persen.
"Inflasi terjadi karena kenaikan harga beras pada bulan Juli, lalu diikuti bawang merah," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara, Dantes Simbolon saat mengumumkan laju infalsi Kota Manado di Kantornya, Senin (1/8).
Ia menambahkan, inflasi Kota Manado masih dibawah inflasi nasional di bulan yang sama, secara nasional terjadi inflasi sebesar 0,67 persen. Laju inflasi dalam tahun kalender sebesar -0,06 persen sedangkan laju inflasi secara year on year sebesar 3,07 persen.
Dantes menambahkan inflasi terjadi karena adanya kenaikan indeks pada kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau yakni 0,18 persen. Kemudian kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,18 persen.
"Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga selama bulan Juli 2011 antara lain beras, bawang merah, angkutan udara, SLTA, mujair, emas perhiasan, daging ayam ras, anggur, semen, dan ikan bakar," ujarnya.
Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga yaitu cabe rawit, bawang putih, cabe merah, kentang, daun bawang, tepung terigu, nike, apel, mas, dan labu siam atau jipang. Dari 66 kota, tercatat 65 kota di Indonesia mengalami inflasi. Terdapat satu kota yang mengalami deflasi.
"Inflasi tertinggi, terjadi di kota Manokwari 2,56 persen dan terendah kota Banjarmasin 0,03 persen. Deflasi hanya terjadi di kota Ambon yakni 1,20 persen," ucap Dantes.