Kekerasan
Usai Pengucapan, Ponakan Hajar Paman Pakai Kayu
Tein Mogama (42) warga Desa Sawangan jaga 1, Kecamatan Tombulu, Minahasa babak belur.
Penulis: Ryo_Noor | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Tein Mogama (42) warga Desa Sawangan jaga 1, Kecamatan Tombulu, Minahasa babak belur. Tein melapor ke Polresta Manado atas dugaan penganiayaan terhadapnya, Minggu (11/7/2011) malam kemarin usai acara pengucapan syukur. Tein mengaku dihajar keponakannya sendiri berinsial DM (30-an) menggunakan kayu.
Wajah Tein tampak babak belur, matanya memerah, hidungnya bengkak dan mengeluarkan darah. Saat berjalan keluar dari ruang SPKT Polresta Manado, Tein nampak meringis, seperti menahan sakit.
Kepada Tribun, Istri Tein, yang ikut mendampingi korban melapor, mengatakan, kejadian ini disebabkan teguran yang dilayangkan Tein ke DM, karena tersinggung, Kata Istri korban, DM menyerang menggunakan kepalan tangan. Namun perkelahian itu dipisahkan, Tein dan istri kembali ke rumah. "Ada duduk di muka rumah, tiba-tiba, dia (DM) datang pukul Tein dengan Kayu," tutur istri korban.
Kata istri korban, Tein tak sempat mengelak hingga wajahnya bercucuran darah. "Kita mau halau tapi dia pakai kayu, bisa-bisa saya kena," ungkapnya. Kendati bercucuran darah, Kata istri Tein, suaminya sempat mengejar namun DM berhasil lolos. (ryo)