Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kesehatan

Oleskan Minyak Rem di Gigi yang Sakit, Lihat Apa yang Terjadi Sama Pria Ini

Rasa sakit yang hilang untuk sementara bukan berarti masalahnya sudah hilang karena bisa menyebabkan komplikasi parah di masa depan.

Editor: Rizali Posumah
Net
Sakit gigi 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Sakit gigi tidak boleh dianggap remeh dan harus diobati dengan sembarangan obat.

Rasa sakit yang hilang untuk sementara bukan berarti masalahnya sudah hilang karena bisa menyebabkan komplikasi parah di masa depan.

Seorang dokter gigi bernama Happy Wee berbagi tentang kasus gigi parah yang dialami seorang pasien.

Padahal, kondisi itu bisa saja dihindari, jika ia menjalani perawatan medis yang tepat.

Dokter itu menceritakan, seorang pria dengan sakit gigi yang parah memutuskan untuk mengoleskan minyak rem ke daerah itu, alih-alih mengunjungi dokter gigi.

Tindakan yang pria itu lakukan sempat bekerja, rasa sakit giginya hilang selama beberapa minggu.

Tetapi setelah beberapa minggu, giginya yang lain mulai menimbulkan rasa sakit, dan kali ini, 'terapi' minyak remnya tidak bekerja.

Lalu dia memilih untuk memeriksakan diri ke dokter secara teratur dan diberi resep antibiotik dan penghilang rasa sakit.

Tetapi setelah seminggu, pil-pil itu tidak lagi berfungsi dan sisi wajahnya mulai membengkak.

Menderita sakit gigi yang parah pria ini memutuskan untuk mengoleskan minyak rem ke daerah itu, alih-alih mengunjungi dokter gigi
Menderita sakit gigi yang parah pria ini memutuskan untuk mengoleskan minyak rem ke daerah itu, alih-alih mengunjungi dokter gigi (via tribunnews)

Ketika akhirnya memutuskan untuk mengunjungi dokter gigi, ia segera dirujuk ke Rumah Sakit Raja Perempuan Zainab 2 karena kondisinya memang parah.

Di sana, mereka mencabut gigi dan mengeringkan semua nanah.

Sayangnya, infeksi tersebut telah mempengaruhi saraf dan otaknya.

Dokter merujuknya ke spesialis yang berbeda untuk menangani masalah ini.

Dia kemudian didiagnosis dengan ensefalopati septik dan dirawat di ICU tempat mereka mengeluarkan lebih banyak nanah.

Setelah seminggu di ICU, ia menjadi lebih baik dan dipindahkan ke bangsal biasa.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved