Info
Kelola Sexy Dancer, Kafe, dan Teman Dekat Pria,inilah Kehidupan Menarik Guru Honorer Korban Mutilasi
Potret mendiang guru honorer Kediri Budi Hartanto yang ditemukan tanpa kepala
Kelola Sexy Dancer, Kafe, dan Teman Dekat Pria, inilah Kehidupan Menarik Guru Honorer Korban Mutilasi
TRIBUNMANADO.CO.ID - Budi Hartanto yang dimakamkan tanpa kepala ini semasa hidupnya serba bisa.
Korban dimutilasi dan mayatnya di dalam koper tanpa kepala saat ditemukan saksi mata di pinggir sungai di bawah jembatan Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar.
Almarhum manusia serba bisa.
Sehari-hari ia sebagai guru honorer di sebuah SD di Kediri, tapi bisnisnya beragam.
Polisi masih menelusuri kemungkinan motif asmara, dendam atau ekonomi di balik pembunuhan dan mutilasi guru honorer ini.
Berikut sisi lain yang menarik dari sang guru.
1. Punya Sanggar Sexy Dancer, Warung dan Arena Biliar
Budi Hartanto mengelola sanggar tari modern yang diberi nama CK Dance Home di kawasan Ruko GOR Jayabaya, Kota Kediri.
Salah satu jasa sanggar CK Dance Home menyiapkan penari Sexy Dancer, Kontemporer Dance, Tradisional Dance, Kabaret Dance dan Moderen Dance female dan male.
Baca: Ini Jawaban Luna Maya Ketika Ditanya Soal Datang ke Pernikahan Reino Barack dan Syahrini
Baca: Cek Namamu dan Perhatikan Tahapan Berikutnya, BKN Umumkan Validasi Hasil P3K di sscasn.bkn.go.id
Unggahan Terakhir Guru Budi yang Mayatnya Ditemukan Tanpa Kepala, Sempat 'Curhat' Menunggu Seseorang
Pantauan SURYA.co.id Kamis (4/4/2019), sanggar CK Dance Home sudah tiga hari terakhir tutup.
Di spanduk yang terpampang di sanggar CK Dance Home dikelola Budi Hartanto dan Zendy.
Di sanggar ini korban biasa memberikan les kepada anak asuhnya yang rata-rata para pelajar SD, SMP dan SMA serta kelompok komunitas.
Latihannya juga dilakukan di sanggar yang juga difungsikan untuk warung kopi.
"Sanggarnya ramai untuk latihan kalau mau ada event. Anak asuhnya latihan di dalam," ungkap Hari, warga kawasan Ruko GOR Jayabaya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/guru-dimutilasi-dimasukkan-ke-koper-ewtqew.jpg)