Berita Manado
Kisah Duka Korban 10 Rumah Terbakar di Komo Luar Manado, Rukiyah tak Henti Meneteskan Air Mata
Dia adalah salah satu korban kebakaran di Kelurahan Komo Luar, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (29/03/2019) subuh yang meratakan 10 rumah.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Rukiyah Hasan, tak henti meneteskan air mata Ia begitu terpukul.
Dia adalah salah satu korban kebakaran di Kelurahan Komo Luar, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (29/03/2019) subuh yang meratakan 10 rumah.
Berada di masjid tak jauh dari lokasi kebakaran, ia sangat lunglai hingga mesti dipapah saat hendak berdiri.
Wanita tua ini tengah memikul beban hidup yang maha berat. Dukanya ganda.
Kehilangan harta, ia pun merasa bersalah karena api berasal dari rumahnya.
"Yang menyedihkan api berasal dari rumah saya," kata dia.
Rukiyah bercerita, api berasal dari kamar cucunya.
Sang cucu secara tidak sengaja menyenggol obat nyamuk.
"Saya kaget begitu dibangunkan api sudah membakar pintu kamar saya, kami sekeluarga langsung lari," kata dia.
Dirinya mengaku tak sempat menyelamatkan harta benda.
Semua musnah, termasuk uang jutaan rupiah.
"Kami hanya baju di badan," kata dia.
Rukiyah mengatakan tidak pernah merasa disalahkan warga lain.
Tapi ia tetap berbeban.
"Saya merasa bersalah," kata dia sambil meneteskan air mata.