Joshua Dianiaya Ramai-ramai di Depan Indomaret Kinilow Satu, Begini Kronologi Kejadiannya

Satuan Reskrim Polres Tomohon melaksanakan penyelidikan atas laporan penganiayaan pada Minggu 24 Maret 2019 sekitar pukul 03.00 wita

Joshua Dianiaya Ramai-ramai di Depan Indomaret Kinilow Satu, Begini Kronologi Kejadiannya
Shutterstock
Ilustrasi Penganiayaan - DC 

Joshua Dianiaya Ramai-ramai di Depan Indomaret Kinilow Satu, Begini Kronologi Kejadiannya

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Satuan Reskrim Polres Tomohon melaksanakan penyelidikan atas laporan penganiayaan pada Minggu 24 Maret 2019 sekitar pukul 03.00 wita, yang terjadi di depan Indomaret kelurahan Kinilow Satu, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon.

Kanit III Spkt Polres Tomohon Aiptu Septya Teguh menerangkan, korban Joshua Geraldo Runtulalo (20) datang melapor tentang kasus penganiayaan secara bersama-sama yang diduga dilakukan terduga PP warga Kelurahan Kinilow bersama rekan-rekannya terhadap korban.

"Korban lelaki Joshua R Runtulalo menerangkan, kejadian penganiayaan secara bersama sama berawal saat korban hendak pulang dari rumah temannya dan melewati depan Indomaret, kemudian terduga PP bersama dengan rekan rekan yang nongkrong memanggil korban, yang oleh korban dilihat sudah dikuasai oleh minuman keras. Korban singgah sambil bercerita tidak lama kemudian terduga menyuruh korban pulang," katanya

Baca: Resmi Laporkan Mantan Suaminya, Ini Kronologi Penganiayaan Atalarik Syah pada Tsania Marwa

Baca: Pelaku Penganiayaan Ditangkap di Terminal Tondano

Saat korban hendak beranjak pulang, katanya terduga langsung marah dan melepaskan pukulan sebanyak tiga kali, korban lari tinggalkan lokasi namun beberapa rekan terduga tidak tinggal diam dan mengejar, mendapati korban dan menghantam dengan pukulan tangan secara berulang kali.

"Akibat perbuatan penganiayaan tersebut, korban mengalami luka lebam di wajah mata kiri dan hidung serta sakit di bagian punggung, juga sekujur tubuhnya," ujarnya.

Perwira pengendali telah menerima pengaduan dari korban yang melaporkan kejadian penganiayaan tersebut dan memerintahkan kepada piket reskrim untuk melengkapi administrasi dalam rangka proses selanjutnya.

Penulis: David_Manewus
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved