Ini Alasan Anggota Geng Motor Nekat Begal Korban hingga Tewas, 25 dari 61 Masih di Bawah Umur

Sebanyak 61 anggota geng motor yang terlibat pencurian dan kekerasan pada Januari dan Februari 2019, ditangkap Polres Metro Jakarta Barat.

Ini Alasan Anggota Geng Motor Nekat Begal Korban hingga Tewas, 25 dari 61 Masih di Bawah Umur
KolaseTribunmanado.co.id/(Kompas.com / Tatang Guritno)
Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat menunjukan barang bukti yang digunakan geng motor dalam melakukan aksinya , Rabu ( 13/2/2019) dalam konfrensi pers yang digelar di halaman Polres Metro Jakarta Barat. (Kompas.com / Tatang Guritno) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebanyak 61 anggota geng motor yang terlibat pencurian dan kekerasan pada Januari dan Februari 2019, ditangkap Polres Metro Jakarta Barat.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi mengatakan, sebanyak 61 pemuda ini berasal dari delapan geng motor yang ada di Jakarta Barat.

 
"Kami berhasil menangkap 61 tersangka, dari delapan geng motor yang terlibat dalam dua kasus. Pertama, Tambora 20 Januari, dan Tanjung Duren pada 5 Februari," ujar Hengki pada konfrensi pers, Selasa ( 19/2/2019).

Diketahui pada Minggu (20/1/2019), terjadi tawuran antara kedua kelompok yang menewaskan satu orang bernama Adam (15) di Jalan Tanah Sereal Raya, Tambora, Jakarta Barat.

Kemudian Selasa (5/2/2019) dini hari, terjadi pencurian dan kekerasan di Jalan Tubagus Angke, Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat yang menewaskan Ahmad Al Fandri (23).

Dari ke-61 tersangka tersebut, 25 di antaranya adalah anak di bawah umur.

Hengki menyebutkan bahwa tindakan hukum dari kepolisian kerap kali tidak membawa efek jera.

"Dari hasil penyelidikan, beberapa tersangka di bawah umur ini sudah pernah tertangkap polisi. Tapi mengulangi kesalahannya lagi," ujarnya.

Tidak adanya efek jera disebabkan karena para tersangka di bawah umur jika sudah pernah tertangkap, justru mendapatkan peran lebih dalam geng motor.

Mereka akan memiliki julukan tertentu dan ditugaskan memegang senjata paling depan ketika tawuran terjadi.

Halaman
1234
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved