Healthy
Apakah Kesemutan Bisa Dikategorikan Sebagai Gejala Stroke?
Apakah kesemutan bisa dikategorikan sebagai gejala stroke? jawabanya tidak.
TRIBUNMANADO.CO.ID-Apakah kesemutan bisa dikategorikan sebagai gejala stroke? jawabanya tidak.
Mengapa demikian, karena kesemutan adalah sensasi abnormal pada kulit ketika saraf menerima tekanan berat dalam waktu cukup lama.
Dalam bahasa medis, kesemutan disebut dengan paresthesia.
Kesemutan berupa rasa kebas dan menggelitik yang tak nyaman di bagian tubuh yang rutin digunakan.
Penyebab kesemutan adalah saraf yang terjepit.
Tubuh manusia memiliki miliaran saraf yang terbuhung dari otak dan tulang belakang ke seluruh tubuh.
Tekanan akan menghimpit pembuluh darah yang menyokong kerja kumpulan saraf tersebut.
Alhasil, saraf-saraf tidak bisa menerima darah dan oksigen yang dibutuhkan jantung.
Cara mengatasi kesemutan cukup mudah.
Akat tekanan yang menekan saraf dan menggerakkan bagian tubuh yang terhimpit.
Misalnya, berdiri dan berjalan setelah jongkok atau duduk terlalu lama.
Gerakan ringan tersebut dapat memulihkan kembali aliran darah dan menghilangkan sensasi mati rasa.
Namun, kesemutan juga bisa jadi gejala stroke.
Melansir dari klik dokter, dr Resthie Rachmanta Putri menjelaskan perbedaan kesemutan yang menjadi gejala stroke.
Kesemutan pada sakit stroke biasanya terjadi hanya di satu sisi tubuh dan disertai gangguan syaraf lainnya, misalnya kelumpuhan sebelah sisi.