Tolak Bala 2019, Warga Sangihe Di Boltim Gelar Tulude

Tolak Bala di tahun 2019,warga Keturunan Sangihe di Bolaang Mongondow Timur, gelar upacara adat Tulude.

Tolak Bala 2019, Warga Sangihe Di Boltim Gelar Tulude
Istimewa
Masyarakat Sangihe di Boltim Gelar Pesta Tulude 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN- Tolak Bala di tahun 2019,warga Keturunan Sangihe di Bolaang Mongondow Timur, gelar upacara adat Tulude.

Perayaan adat Tulede, yang dilaksanakan di desa Dodap Pantai, Kecamatan Tutuyan, berlangsung meriah.

Budayawan Sangihe, Max Papahing mengatakan ada empat makna perayaan Tulude. Pertama ungkapan berserah pada Tuhan. Kedua meninggalkan hal yang tidak dikehendaki Tuhan dan berjanji berbuat baik pada Tuhan dan sesama serta menolak bala.

Ketiga sarana perekat pemerintah dan masyarakat. Keempat menjalin hubungan persaudaraan.

"Intinya Tulude merupakan ungkapan syukur pada Tuhan atas lindungan di 2018 serta masuk 2019," ujar Max Papahing, Minggu (10/2/2019).

Baca: Wilson Senang Bisa Rayakan Tulude

Baca: GMIM Imanuel Bahu Siap Gelar Pesta Tulude Wilayah Manado Barat Daya

Baca: Inggrit Moningka, Bisa Mengenal Adat Tulude Meski Bukan Warga Asli Sanghie

Tulude, harus disertai dengan ibadah, karena ini merupakan ungkapan syukur pada Tuhan. Dalam perayaan Tulude ada kue adat, namanya tamo. Kue ini sebagai lambang pemersatu.

Bupati Kabupaten Bolaang Mongondiw Timur, Sehan Landajar mengatakan, salud kepada warga Sangihe. Sebab tiap tahun dilaksanakan upacara adat Tulude.

"Antusias warga Sangihe luar biasa. Walaupun anggarannya belum ditata di APBD, namun acara Tulude selalu ramai," ujar Sehan Landjar.

Ia menambahkan, tahun depan, akan ditata di dinas Pariwisata sebagai iven budaya Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. (ven)

Berita Populer: Warga Afghanistan di Rudenim Manado Ini Bakar Diri, Ini Penyebabnya

Penulis: Vendi Lera
Editor: Herviansyah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved