Adriana Dondokambey Ajak Pendeta Jadi Guru di Sekolah

"Jika pendeta bisa menjadi tenaga pengajar di sekolah-sekolah, baik itu SD, SMP mupun SMA milik yayasan GMIM."

Adriana Dondokambey Ajak Pendeta Jadi Guru di Sekolah
Istimewa
Adriana Dondokambey 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Ketua Wanita Kaum Ibu (WKI) Sionde GMIM, Adriana Dondokambey berharap pendeta bisa menjadi tenaga pengajar di sekolah-sekolah milik yayasan GMIM. Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi dekandensi moral yang terjadi pada remaja.

"Jika pendeta bisa menjadi tenaga pengajar di sekolah-sekolah, baik itu SD, SMP mupun SMA milik yayasan GMIM akan dapat mengurangi resiko pemerosotan moral yang terjadi pada remaja. Akhir tahun lalu saat sidang tahunan Majelis Sinode saya mengusulkan hal itu," kata Adriana, Minggu (10/2/2019).

Adriana menjelaskan mengenai adanya rencana pemerintah untuk menarik guru PNS di beberapa sekolah milik Yayasan GMIM merupakan kesempatan untuk pendeta menjadi tenaga pengajar. Hal ini bisa menjadi kesempatan yang baik agar pendeta bisa mengajar di sekolah.

Di mana, pendeta yang mengajar di sekolah akan bisa meningkatkan keimanan peserta didik melalalui pendekatan-pendekatan keagamaan.

"Ada rencana dari pemerintah kabupaten, kota dan provinsi untuk menarik bantuan guru PNS di beberapa sekolah milik Yayasan GMIM. Ini bisa menjadi kesempatan untuk pendeta-pendeta menjadi tenaga di sekolah-sekolah milik Yayasan GMIM," kata dia.

Upaya tersebut juga untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang diberikan oleh sekolah. Dengan demikian, generasi muda yang lebih baik akan bisa dicetak melalui sekolah-sekolah GMIM.

"Kami sangat berharap dengan upaya ini akan mampu mecetak pemuda-pemuda yang berkualitas, tak hanya dari sisi akademis. Namun, juga baik dari sisi moral dan iman. Mengingat Yayasan GMIM harus meningkatkan kualitas pendidikan yang diberikan," pungkasnya. (Adv)

Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved