Warga Boltim Ini Tidak Tahu Ada Program Jaminan Hari Tua dari Pemkab Boltim

Yori Malingkas (67) warga Tutuyan II, tidak tahu kalau ada program jaminan hari tua dari Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur

Warga Boltim Ini Tidak Tahu Ada Program Jaminan Hari Tua dari Pemkab Boltim
Tribun manado / Vendi Lera
Yori Malingkas 

Warga Boltim Ini Tidak Tahu Ada Program Jaminan Hari Tua dari Pemkab Boltim

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Yori Malingkas (67) warga Tutuyan II, tidak tahu kalau ada program jaminan hari tua dari Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

Yori yang ditemui tribunmanado.com Rabu (6/2/2019) saat bersama istrinya Ena Paulus (67) mengatakan, dia `binggung ditanyai kalau sudah mendapat bantuan hari tua (JHT) dari Pemkab Boltim.

Setelah dijelaskan, bahwa program ini merupakan bagian dari visi dan misi Bupati Sehan Landjar dan Rusdi Gumalangit, dia pun sempat kaget. Karena mereka merupakan pilihannya waktu di pilkada lalu.

Pria paruh baya ini, hanya duduk sambil merapikan baju bersama istrinya saat ditanya kembali. Apakah sosialisasi tentang JHT dari Pemerintah Boltim sudah diterima atau belum.

Baca: Sejahterakan Buruh, Adriana Dondokambey Upayakan Buruh Dapat Jaminan Hari Tua

Baca: Kasus DBD di Boltim Naik Hampir Dua Kali Lipat

Baca: Hanya 1.143 Nelayan di Boltim Miliki Kartu Asuransi

"Saya belum tahu program itu. Saya juga tidak pernah terima bantuan," ujar Yori Malingkas.

Kata dia, untuk menyambung hidup, harus bekerja serabutan seperti membuat atap jerami, mencari buah kelapa bahkan bertani.

"Perasaan sangat kuat untuk bekerja, namun kekuatan sudah tidak ada," ujar dia lagi.

Menurut dia, sekarang hidup bersama istri yang sakit-sakitan dan anaknya menderita tunawicara sejak lahir. Memang memiliki anak empat, namun bertempat tinggal jauh dan pekerjaan sebagai tani.

Ena Paulus (67) mengatakan, bantuan JHT dan RTLH dari Pemerintah Daerah Boltim, tidak pernah diterima.

"Mereka sudah beberapa kali mendata, namun saya bersama keluarga tidak menerimanya," ujar Ena Paulus.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Boltim, Rudi Malah mengatakan, ada 2.000 penerima JHT tahun ini dengan anggaran Rp4 miliar.

Masing-masing per orang dapat Rp2 juta. Rp500 ribu per triwulan.

"Kami akan mendata kembali, sebab JHT ini diperuntukan, untuk warga Boltim berumur 60 tahun ke atas," ujar Rudi Malah.

Ia menambahkan, data seharusnya dimasukan oleh desa lewat Sangadi, warga yang lansia belum terima bantuan JHT. (Ven).

Penulis: Vendi Lera
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved