Berikut Arti Simbol Saat Imlek
Agama Khonghucu memiliki banyak simbol-simbol. Simbol itu juga terdapat dalam penganan dan beberapa hal lain yang disediakan saat imlek
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO-Agama Khonghucu memiliki banyak simbol-simbol. Simbol itu juga terdapat dalam penganan dan beberapa hal lain yang disediakan saat imlek.
Denny Wulaan, pemerhati budaya Tionghoa mengatakan ada beberapa kue yang disediakan saat imlek. Kue-kue itu memiliki makna tersendiri. Kue yang biasanya ada setahun sekali ialah Kue Keranjang (Tien Ke).
"Di sini lebih disebut Kue Besar. Itu disebut Kue Tuhan," katanya.
Baca: Tahun Baru Imlek, Tina Toon Didoakan Warga Menang Jadi Wakil Rakyat Jakarta
Selain Tien Ke, mereka menyediakan kue Balapis (Kau Tien Ke). Harafiah dari Kau Tien Ke ialah sembilan lapis langit.
"Itu mohon pada Tuhan agar berkat berlapis," katanya.
Baca: Salah Kaprah, Gong Xi Fat Chai Ternyata Bukan Selamat Tahun Baru Imlek, Ini Arti Sebenarnya!
Kue lain yang disediakan ialah Hoa Ke (Kopi). Kue itu berbunga-bunga sebagai harapan agar permohonan terkabul agar hati berbunga-bunga. "Yang lain ialah Ang Ku Ke (Kue Kuk). Itu mohon umur panjang," ujarnya.
Baca: Torang Kanal- Vinalucia Meivan Banua: Momen Imlek untuk Kumpul Keluarga
Selain kue, katanya ada jeruk Ponkam. Jeruk itu katanya wangi dan manis. "Itu artinya banyak rejeki dan harmonis dalam hidup," katanya.
Untuk lilin kata Denny berarti penerangan. Lebih tepatnya penerangan hidup.
"Malam setelah sembayang keluarga jelang imlek kami makan bersama. Tujuannya Nien Nien You Wie (setiap tahun ada sisanya). Biasanya dalam arti simbolis ikan ada sembilan. Ikan yang satu hitam karena delapan angka sempurna bagi masyarakat Tionghoa," ujarnya. (dma)
Berita Populer: Soal Sebut Nama Prabowo, Anak Mbah Moen Akui Kertas Doa Ayahnya Bukan untuk Jokowi