BI Sulut Pacu Ratusan Pelaku UMKM Go Digital
Ratusan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mengikuti Workshop Capacity Building UMKM bertema "UMKM Go Digital" di Ballroom Four Points Manado
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
BI Sulut Pacu Ratusan Pelaku UMKM Go Digital
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Ratusan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mengikuti Workshop Capacity Building UMKM bertema "UMKM Go Digital" di Ballroom Four Points Manado, Jumat (1/2/2019).
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Utara Soekowardojo mengatakan, UMKM wajib berinovasi dan tak gagap dengan era digital.
"Kita sudah berada di era revolusi industri keuangan 4.0, di mana semua sektor kehidupan manusia bersentuhan dengan layanan digital," kata Soekowardojo.
Baca: Kepala Perwakilan BI Sulut Bersama Wali Kota Manado Melaunching BPNT di Kota Manado
Baca: Nayodo Minta Petani Nanas Merawat Peralatan Bantuan dari BI Sulut
Baca: BI Sulut Gelar FGD soal Pariwisata yang Dinilai Belum Maksimal
BI Sulut berharap lewat pelatihan itu, UMKM Sulut bisa naik kelas. Dalam arti kapasitas dan kinerja UMKM meningkat.
"Suka tidak suka, mau tak mau kita sudah ada di era ekonomi dan layanan digital. Siapa yang tak beradaptasi pasti tertinggal. Bapak ibu harus memanfaatkan internet sebagai instrumen bisnis," ujar Soekowardojo.
Dalam workshop ini peserta dibekali beragam materi. Beberapa materi penting di antaranya, bagaimana menjadi UMKM yang sadar digital, pencatatan neraca keuangan, dan pemahaman tentang Financial Technology (Fintech) Lending.
Selain dari BI Sulut, ada materi tentang kewirausahaan digital dari Go-Jek Indonesia dan Indonesia e-Commerce Association (iDEA) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulut Sulteng Gorontalo dan Malut.
BI juga memperkenalkan aplikasi Sistem Aplikasi Pencatatan Keuangan (Siapik) yang bisa dimanfaatkan pelaku UMKM.
"Semoga lewat workshop ini bisa menambah wawasan sekaligus meningkatkan kualitas sehingga bisa bersaing di era digital," ujarnya.(ndo)