Guru PAK Bolmong Diminta Tak Lakukan Tusi Ganda

Jajaran Penyelenggara Kristen Kantor Kemenag Kabupaten Bolmong Provinsi Sulawesi Utara, menggelar pertemuan perdana dengan guru PAK.

Guru PAK Bolmong Diminta Tak Lakukan Tusi Ganda
TRIBUN MANADO/MAICKEL KARUNDENG
Guru PAK Bolmong Diminta Tak Lakukan Tusi Ganda 

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK – Jajaran Penyelenggara Kristen Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Provinsi Sulawesi Utara, menggelar pertemuan perdana dengan guru Pendidikan Agama Kristen (PAK), Jumat (18/01/2019).

Baca: Untuk Pertahankan Mauro Icardi, Inter Milan Didesak Lakukan Segalanya

Dalam pertemuan itu, Penyelenggara Kristen Pendeta Effert Dodolang menyampaikan sejumlah hal penting yang berkaitan dengan rencana dan program kerja Penyelenggara Kristen Kemenag Bolmong.

Baca: Wah, Cokelat Ternyata Bisa Menyembuhkan Batuk, Ini Khasiatnya

Ia juga meminta para guru untuk meningkatkan kinerja dan integritas pada tahun 2019, termasuk menyiapkan absensi dan laporan kinerja guru tepat waktu.

Baca: Syarat Agar Liverpool Juara Premiere League

"Saya ingin guru-guru PAK meningkatkan kinerja, menjadi guru yang professional dan bisa diteladani," ujar Pendeta Effert.

Baca: Hasil Debat Capres dan Cawapres 2019, Prabowo Subianto Tidur Nyenyak Usai Dipijat Sandiaga Uno

Ia meminta para guru untuk mengatur hidup dan membawa diri dengan baik di tengah-tengah masyarakat supaya tidak menjadi sorotan.

Baca: Persib Bandung Gagal Pertahankan Patrich Wanggai, Kuswara Bilang Begini Soal Alasannya

"Anda sebagai guru agama harus pandai mengatur hidup serta membawa diri agar tidak menjadi sorotan, karena seorang guru agama harus menjadi contoh dan teladan dalam mengamalkan ajaran agama," imbuhnya.

Baca: Tidak Diberikan Uang Oleh Nenek, Lelaki Pengangguran ini Buat Keributan dengan Sajam

Terakhir Pendeta Effert Dodolang mengingatkan para Guru PAK untuk tidak melakukan tugas dan fungsi (tusi) ganda sehingga tusi utama terbengkalai.

Baca: Dinsos Manado Serahkan Bantuan Bagi 2 Keluarga Korban Tanah Longsor

"Jika menjadi Guru PAK maka lakukan tusi sebagai guru PAK saja, jangan mengerjakan tugas lain seperti kepala sekolah. Begitu juga sebaliknya, jika sudah menjadi kepala sekolah maka jangan lagi menjadi guru PAK. Saya tidak ingin ada tugas yang terbengkalai yang akhirnya merugikan diri sendiri," pungkasnya.

(Tribunmanado.co.id/Maickel Karundeng)

BACA JUGA:

Baca: Menkeu Sri Mulyani dan Menkoimfo Rudiantara Kunjungi Sangihe, Pantau Kantor Pajak dan Palapa Ring

Baca: Cerita Mourinho Soal Pembelian Drogba yang Sempat Diragukan

Baca: Foto dan Video Dewasa Asli Vanessa Angel yang Panjang dan Pendek Beredar

TONTON JUGA:

Penulis: Maickel_Karundeng
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved