Berita Pilpres 2019
Hasto Kristiyanto Tanggapi Pernyataan Amien Rais soal Jokowi Bisa Diadili karena Diamkan Korupsi
Hasto Kristiyanto menilai, Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais sedang mengeluarkan jurus mabuk.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin, Hasto Kristiyanto menilai, Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais sedang mengeluarkan jurus mabuk.
Hasto Kristiyanto menanggapi pernyataan Amien Rais yang menilai Presiden Jokowi melakukan kejahatan, karena mendiamkan korupsi yang terjadi di sekitarnya.
Amien Rais mengatakan tindakan itu disebut crime of comission dalam ilmu hukum. Bahkan, Amien Rais mengatakan Jokowi bisa diadili setelah tak lagi menjabat Presiden, akibat mendiamkan korupsi.
"Ya itu kan jurus mabok. Ya itu jurus mabok, belum-belum sudah mau melengserkan. Siapa yang bisa berhadapan dengan kekuatan rakyat?" ujar Hasto Kristiyanto di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (16/1/2019).
Baca: 5 Pendiri PAN Minta Amien Rais Mundur, Sekjen Eddy Soeparno Angkat Bicara
Bahkan, menurut Hasto Kristiyanto, banyak aspirasi dari masyarakat Yogyakarta bahwa yang disampaikan Amien Rais itu jauh dari nilai-nilai kebudayaan Yogyakarta. Hal itu, katanya, pun diikuti oleh kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang dianggap menjiplak lagu Jogja Istimewa.
"Maka buat mereka gampangkan, yang namanya lagu Jogja Istimewa dibajak, itu tidak sesuai dengan nilai-nilai kultural Jawa. Jadi Pak Amien Rais bersyukur karena masyarakat Jogja toleran. Coba beliau tinggal di luar daerah lain, pasti sudah membikin marah," tutur Hasto Kristiyanto.
Baca: Isi Surat Terbuka 5 Pendiri PAN Desak Amien Rais Mundur, Dianggap Jadikan Agama Sebagai Alat Politik
"Tapi orang Jawa itu percaya becik ketitik olo ketoro (bagus kelihatan jelek juga kelihatan). Jadi apa yang disampaikan Pak Amien mari nanti kita lihat, waktu yang akan membuktikan becik ketitik olo ketoro," sambungnya.
Amien Rais menyebut Jokowi telah mendiamkan korupsi di sekitarnya, dalam diskusi 'Refleksi Malari, Ganti Nakhoda Negeri?” di Seknas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/1/2019).
“Karena jika seorang kepala negara mendiamkan berarti menyetujui. Di Indonesia belum pernah kepala negara dibawa ke pengadilan, Insyaallah besok kita bawa ke pengadilan,” tegasnya

Amien Rais: Pokoknya Pak Jokowi Insha Allah Kalah
Sebelumnya, Amien Rais turut memberi komentar atas foto Joko Widodo dan Ma’ruf Amin yang berpakaian baju koko putih serta kopiah hitam di lembar surat suara untuk Pilpres 2019.
Amien Rais mengatakan apapun pakaian yang digunakan Jokowi ia berdoa agar calon presiden petahana itu kalah.
“Pokoknya Pak Jokowi Insha Allah kalah, gitu aja,” ujar mantan Ketua MPR RI itu usai acara 212 Award di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (4/1/2019).
Sementara itu saat ditanya soal isu bohong tujuh kontainer surat suara yang sudah dicoblos yang saat ini tengah hangat, Amien Rais mengaku tak mengetahui isu tersebut.
Baca: 5 Bukti Vanessa Angel Jadi Tersangka Prostitusi Online, dari Video Panas & Chatting Tak Senonoh
“Saya tidak mengikuti isu itu, saya dari Yogyakarta tidak baca koran,” ungkapnya.