Iskandar Kamaru Hadiri Rakornas PDIP, Ini Pesan Megawati Soekarnoputri
Bupati Iskandar Kamaru didampingi jajaran DPC PDIP Kabupaten Bolsel, serta Pengurus Anak Cabang (PAC) menghadiri Rakornas PDIP
Penulis: | Editor: David_Kusuma
Bupati Bolsel Hadiri Rakornas PDIP: Ini Pidato Megawati Soekarnoputri
TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Bupati Iskandar Kamaru didampingi jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Bolsel, serta Pengurus Anak Cabang (PAC) menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PDIP di gedung Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (10/1/19).
Rakornas yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) PDIP ke 46 tahun dihadiri kurang lebih dua puluh ribuan pengurus partai banteng bermoncong putih.
Kegiatan dibuka Megawati Soekarnoputri, dihadiri Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden (Wapres) Mohamad Jusuf Kalla, Calon Wakil Presiden KH Ma'aruf-Amin.
Pada kesempatan tersebut sebelum menyampaikan sambutannya, Ketua Umum PDIP ini mengucapkan terima kasih atas kehadiran para pejabat, petinggi negara, serta seluruh pengurus partai se-Indonesia.
"Saya ucapkan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran kalian pada HUT ke-46," ucap Megawati yang diteruskan juru bicara (Jubir) Bupati Bolsel Ahmadi Modeong kepada para insan pers.
Baca: HUT ke-46 PDIP, Steven Kandouw Ungkap Pesan Penting Soal Persatuan Bangsa
Baca: Megawati Berpesan Menangkan Jokowi: Menangis saat Ceritakan PDIP
Kata dia kepada para pengurus partai dan masyarakat Indonesia yang dibanggakan, hakekatnya PDIP adalah menuntaskan sejarah perjuangan dan cita-cita bangsa Indonesia.
"Komitmen terpenting PDIP memegang teguh Pancasila sebagai ideologi partai. Ini bukan sebagai alat kekuasaan, tapi sebagai alat perjuangan untuk rakyat Indonesia," jelasnya.
Kata dia, PDIP terbuka bagi siapa saja. Di sisi lain dia tidak menginginkan partai ini dihuni oleh kader karbitan, tetapi kader yang benar-benar punya komitmen dalam membangun negeri.
"Instruksi saya kepada seluruh kader yaitu selalu melakukan otokritik, lakukan perbaikan atas sikap dan tindakan langkah politik yang diambil," jelasnya.
Kata dia lagi, PDIP menjalankan metode politik yang konkrit.
"Saya tegaskan, PDIP harus kembali menang dengan cara-cara konstitusional. Saat ini telah hadir PAC, oleh karena itu jangan merasa rendah diri walaupun kalian pengurus PAC dan ranting. Kita adalah sama hanya saja di wilayah kerja yang berbeda," jelasnya.
Ditekankan, PDIP tidak boleh ada diskriminasi politik. Kader partai itu adalah akar rumput yang berjuang sebagai garda terdepan.

"Kalian yang menyebabkan mesin partai tetap bergerak. Sesulit apapun mereka tidak pernah berpaling hati dari partainya," jelasnya.
Dijelaskan, fenomena politik terdahulu dan saat ini membuka pemikiran kita semua, Pancasila sebagai penuntun negara, sebagai haluan pengambilan keputusan.