DP3A Ikut Workshop Percepatan KLA di Denpasar
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bolmong Farida Mooduto berkata Bolmong terus berusaha untuk masuk menjadi KLA.
Penulis: Maickel Karundeng | Editor: Siti Nurjanah
TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bolaang Mongondow menghadiri kegiatan Workshop Percepatan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) yang di ikuti oleh 211 Kabupaten/Kota se-Indonesia di Denpasar, Bali sejak tanggal 6 sampai dengan 8 Desember 2018.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bolmong Farida Mooduto berkata Bolmong terus berusaha untuk masuk menjadi KLA.
Baca: Bupati Sitaro Evangelian Sasingen Lantik Linda Yatahi Sebagai Kapitalau Peling Sawang
Baca: Wonderkid Ajax Amsterdam Pilih Gabung PSG daripada Manchester City
Baca: Pemprov Sulut Cari solusi Harga Kopra Anjlok, Kadis Perkebunan: Bentuk Koperasi yang Dikorporasikan
“211 Kabupaten/Kota ini sebelumnya sudah pernah mengikuti penilaian Kabupaten Layak anak tahun 2018 tetapi belum berhasil mendapat predikat kabupaten layak anak (KLA)” ucapnya saat dihubungi Tribun Manado, Jumat (7/12).
Menurutnya, ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk mewujudkan Kabupaten layak anak seperti yang dibahas dalam kegiatan.
“Intinya harus ada kerjasama dengan beberapa instansi terkait seperti Bappeda, Dinas Capil, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Perpustakaan, Diskominfo, serta dunia usaha, LSM, media dan di dukung oleh pimpinan daerah dan DPR” ujarnya.
Baca: Hingga Akhir Tahun 2018, 10 ASN Selesaikan Studi Lanjutan
Baca: (VIDEO) Main Dekat Pagar Rumah Tetangga, Dua Bocah Terpental lalu Tewas Tersetrum
Baca: Link Siaran Live Streaming IBL Satya Wacana vs Satria Muda, Jumat Pukul 18.00 WIB
Untuk mewujudkan Kabupaten Bolmong menjadi Kabupaten Layak Anak tidak cukup sampai disitu.
"Demi mewujudkan hal itu, maka kami akan bekerjasama dengan pemerintah desa dan (Puspaga) Pusat Pembelajaran Keluarga, (Puspa) Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak gugus tugas, serta (PATBM) Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat," jelasnya.
DP3A juga akan terus berupaya melakukan sosialisasi dan kampanye tentang stop kekerasan terhadap anak.
“Kami sangat mengharapkan sekolah sekolah, rumah sakit, puskesmas, dan forum anak di Kabupaten Bolmong agar dapat menjadi tempat yang ramah anak” pintanya.
Sulawesi Utara ada 5 Kabupaten yang turut serta dalam kegiatan tersebut yakni Kabupaten Bolmong, Kabupaten Boltim, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Bolmut, dan Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Deputi tumbuh kembang anak kementerian PPPA RI Drs Lenny Nurhayanti Rosalin MSC.