Memilukan Hati, MB Bayi 8 Bulan Idap HIV yang Terjangkit dari Ayah-Ibunya Butuh Uluran Tangan

Bayi malang ini dirawat sejak Sabtu pekan lalu setelah berat badannya turun drastis, dari 7 kilogram menjadi 5 kilogram.

Memilukan Hati, MB Bayi 8 Bulan Idap HIV yang Terjangkit dari Ayah-Ibunya Butuh Uluran Tangan
Tribunmanado
Bayi MB menjalani perawatan di RSUP Prof RD Kandou Manado 

Memilukan Hati, MB Bayi 8 Bulan Idap HIV yang Terjangkit dari Ayah-Ibunya Butuh Uluran Tangan

Laporan wartawan Tribun Manado, Arthur Rompis 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  MB, bayi berusia 8 bulan asal Kabupaten Sangihe yang terinfeksi virus Human Immunodeficieny Virus (HIV) menjalani perawatan intensif di ruang isolasi Irine E RSUP Prof RD Kandou Manado.

Bayi malang ini dirawat sejak Sabtu pekan lalu setelah berat badannya turun drastis, dari 7 kilogram menjadi 5 kilogram.  MB diketahui terjangkit virus mematikan itu dari ayah dan ibunya.

Rabu (4/12) siang, MB tampak tertidur pulas.  Badannya kurus kering, membuat pakaian yang dikenakannya tampak longgar.  Lengan kanannya dililiti kain yang membungkus infus di pergelangan tangannya. 

Baca: Derita Petra Ismail, Bocah Penderita Gizi Buruk, Ortu Pisah dan Dirawat Oma Sakit-sakitan

Sebut ibunya, MB baru saja tertidur setelah  beroleh obat dan vitamin dalam infus.  "Kondisinya sudah lebih baik sekarang, " kata dia.

Menurut sang ibu, ia memutuskan membawa anaknya ke Manado karena cemas akan kondisinya.
Ia dibantu Jull Takaliuang dari Komda Perlindungan Anak Sulut.

Baca: Kisah Petra Ismail, Bocah 6 Tahun Penderita Gizi Buruk yang Menuai Empati Netizen

"Kami naik kapal dan tiba di Manado pada hari Sabtu, langsung ke RS Kandou," kata dia.

Sang ibu membeber, ia hanya mengandalkan kiriman uang dari sang suami yang bekerja kapal untuk membiayai pengobatan MB.

Jull Takaliuang membeber, Mei lalu MB pernah dirawat di RS Tahuna karena infeksi paru paru. 

Lantas MB dirujuk ke RS Kandou.  Kala itu keluarga terpaksa berhutang biaya di rumah sakit.

"Mereka belum punya BPJS, biayanya 6 juta, keluarga lantas membuat pernyataan akan mencicil,
tapi kemudian pihak RS memutuskan membebaskan pembayaran hutang tersebut, " kata dia.

Kini, kata dia, keluarga sudah punya BPJS dan diurus dengan baik oleh pihak rumah sakit.

Meski demikian, ungkap dia, bayi tersebut masih butuh bantuan.
"Bayi itu masih butuh popok, makanan bayi, minyak telon, sabun, bedak serta makanan untuk ibunya, " kata dia. (art)

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved