Bawaslu Pernah Temukan Stateless Masuk Daftar Pemilih, Langsung Dieliminasi

Bawaslu Pernah Temukan Stateless Masuk Daftar Pemilih, Langsung Dieliminasi

Bawaslu Pernah Temukan Stateless Masuk Daftar Pemilih, Langsung Dieliminasi
TRIBUN MANADO/RYO NOOR
Kenly Poluan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Bawaslu belum menjamin 100 persen, daftar pemilih bebas dari warga berstatus stateless.

Kenly Poluan, Anggota Bawaslu Sulut mengatakan, ketika pembersihan daftar pemilih tetap hasil perbaikan ada kasus penemuan warga stateless

"Waktu lalu kita temukan kasus di Bitung, kita klarifikasi ke Disdukcapil, tapi belum ada kepastian," kata dia.

Anehnya, stateless tersebut mengantongi KTP WNI. "Belum ada kepastian apa memang KTP ini diperoleh sesuai prosedur atau tidak," ujar dia

Akhirnya, stateless tersebut dikeluarkan, sampai ada klarifikasi lebih lanjut.

Baca: Disdukcapil Layani Perekaman Data KTP-el Bagi Stateless yang Telah Jadi WNI

Baca: KPU Sulut: Kalau Belum Jadi WNI Otomatis Tak Bisa Memilih

Ada baiknya memang pemerintah punya data daftar nama para stateless, jika demikian maka memudahkan untuk pengawasan, persoalan Bawalsu tak pegang data itu, sehingga sifatnya pengawasan jika ada laporan.

"Kalau ada informasi kita tidak lanjut, stateless ini nama-nama kan belum jelas, tapi kita lakukan pengawasan setiap waktu," kata dia.

Belakangan ada 277 stateless sudah jadi WNI sah secara hukum, tak lantas langsung jadi pemilih karena masih harus punya KTP-el dulu.

Ia yakin, pemeintah memberi kemudahan untuk memperoleh dokumen tersebut secara cepat karena saat ini perbaikan data pemilih dikejar tengat waktu sampai 15 Desember 2018. Setelah itu akan diterapkan daftar pemilih tetap hasil perbaikan kedua.

Jika belum berkesempatan masuk maka Kenly mengatakan, masih ada proses penyusunan Daftar Pemilih Khusus

Penulis: Ryo_Noor
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved