Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Waspadai Gejala-gejalanya, Kolesterol Tinggi Bisa Sebabkan Stroke

Ada tanda-tanda fisik yang dapat dicermati untuk mendeteksi tingginya kadar kolesterol total dalam darah.

Editor:
Kompas.com
Ilustrasi mengantuk 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Sebenarnya, kolesterol adalah zat menyerupai lemak yang ada di setiap sel dan darah manusia.

Kolesterol diproduksi oleh hati dan diperoleh dari makanan yang penting bagi tubuh. Fungsinya membantu pembentukan selaput sel dan hormon adrenal.

Tanpa kolesterol, tubuh tidak bisa mensintesis vitamin D, juga nutrisi yang penting bagi tulang kita serta banyak fungsi tubuh. 

Namun kadar kolesterol di tubuh tetap harus dijaga. Sebabnya jika dibiarkan menumpuk, ada banyak konsekuensi yang harus Moms tanggung.

Beberapa di antaranya seperti risiko aterosklerosis, kondisi kardiovaskular yang seringkali berakibat fatal, dan gangguan organ lainnya seperti penyakit hati, diabetes, masalah tiroid dan genetika.

Pemeriksaan sederhana dapat menunjukkan angka kolesterol total, sedangkan pemeriksaan yang lebih kompleks dapat menunjukkan informasi tambahan berupa angka high density lipoprotein (HDL), low density lipoprotein (LDL), dan trigliserida 

Kadar kolesterol normal jika ukurannya 160-200 mg, sedangkan masuk kondisi berbahaya jika sudah di atas 240 mg.

Untuk mencegah semua risiko itu, para ahli merekomendasikan pengujian kadar kolesterol dengan LDL, HDL, dan trigliserida secara berkala, minimal 6 bulan sekali.

Meski dapat terjaga dengan hidup sehat, ada baiknya kita tahu apa saja tanda-tanda kolesterol yang tinggi dalam tubuh.

Selain melalui pemeriksaan laboratorium, sebenarnya ada tanda-tanda fisik yang dapat dicermati untuk mendeteksi tingginya kadar kolesterol total dalam darah.

Berikut beberapa gejala fisik kolesterol tinggi yang paling sering dijumpai, yaitu :

1. Cepat mengantuk

Hal ini biasanya terjadi karena kurangnya asupan oksigen ke otak akibat pembuluh darah yang menyempit karena adanya timbunan lemak akibat kolesterol.

 2. Sering pusing belakang kepala

 
Pusing di belakang kepala diakibatkan oleh penyumbatan pembuluh darah di sekitar kepala bisa jadi merupakan gejala fisik kolesterol tinggi.

Halaman
12
Sumber: Nakita
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved