DPMD Tekankan Pengelola Dandes Bentuk BUMDes

DPMD kembali menekankan kepada pengelola Dana Desa (Dandes) yang tersebar di 81 desa agar membentuk dan mengelola BUMDes secara maksimal.

DPMD Tekankan Pengelola Dandes Bentuk BUMDes
TRIBUNMANADO/FELIX TENDEKEN
Pembangunan jembatan wisata mangrove berbandrol Dandes dan siap dikelola BUMDes di Desa Transpatoa 

Liputan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Deky Paputungan melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Ronal Ismail, kembali menekankan kepada pengelola Dana Desa (Dandes) yang tersebar di 81 desa agar membentuk dan mengelola Badan Urusan Milik Desa (BUMDes) secara maksimal.

“Sedianya BUMDes sudah ada di Bolsel sejak tahun 2011. Tapi sayangnya hanya sampai di pembentukan, selanjutnya tidak ada lagi aktivitas yang signifikan atau katakanlah pasif,” jelasnya, Senin (03/12/2018) di sela-sela aktivitas kerjannya.

Baca: Jelang Natal, Pemkot Minta Tambahan Kuota Elpiji

Kata dia lagi, nanti pada tahun 2018 sejalan dengan prioritas Dandes untuk pemberdayaan badan tersebut maka DPMD melalui Bidang Pemberdayaan melakukan pressure pembentukan BUMDes yang baru sesuai dengan karakteristik dan potensi desa.

Melakukan fasilitasi dan monev ke seluruh wilayah yang ada di Bolsel.

“Kita sudah melaksanakan sosialisasi manajemen BUMDes bagi 81 desa di balai pertemuan umum (BPU) Kecamatan Bolaang Uki beberapa waktu yang lalu, kemudian ada beberapa desa yang sudah melaksankannya,” jelasnya.

Baca: Usai Olahraga Bolehkah Langsung Minum Kopi?

Ditekankan kepada desa-desa yang belum memiliki badan tersebut segera membentuknya.

“Kemudian bagi desa yang sudah memilikinya segera mengalokasikan penyertaan modal bagi BUMdes melalui Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes). Kemudian melaksankan pelatihan manajemen pengelolaan badan milik desa yang Dandesnya ditata dalam APBDes,” tekannya.

Kata dia lagi, untuk produk dari desa jenisnya variatif, semua tergantung pada unit usaha itu sendiri.

“Saya rasa ada banyak diantaranya produksi, perdagangan, sewa, jasa, dan sebagainya. Di Bolsel sendiri sudah ada beberapa BUMDes yang benar-benar aktif bahkan juara lomba desa tingkat Provinsi Sulawesi Utara,” jelasnya.

Baca: Dibantu Oknum Petugas, Napi Gunakan Ponsel di Dalam Lapas untuk Bobol Uang Nasabah Bank Rp 520 Juta

Selain itu kehadiran badan tersebut tentu diharapkan akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat seperti terbukanya lapangan kerja baru yang udahannya berkepanjangan dan bermanfaat bagi desa.

“Pastinya ada Pendapatan Asli Desa (PADes) yang disetorkan ke rekening desa. Kemudian akan disalurkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk program kegiatan produktif,” jelasnya.

Sanagat diharapkan Dandes dimanfaatkan untuk kegiatan produktif.

“Pertambahan jumlah BUMDes di Bolsel merupakan salah satu indikator keberhasilan Dandes untuk pemberdayaan masyarakat, tdk hanya pmbangunan fisik saja,” tandasnya. (lix)

Penulis: Felix Tendeken
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved