Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Terpupuler Sebulan

5 Terpopuler November: Kisah Vinda Virginia Dinikahi Guru SMP-nya hingga Viral Status Gadis Pendoa

Banyak peristiwa yang telah terjadi sepanjang sebulan terakhir yang diberitakan oleh portal online Tribun Manado pada November 2018.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNMANADO/FERDINAND RANTI/FACEBOOK
Gloria Tesalonika Lomboan san Vinda Virginia 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Selamat 1 Desember 2018! Banyak peristiwa yang telah terjadi sepanjang sebulan terakhir yang diberitakan oleh portal online Tribun Manado pada November 2018.

Namun, kami menyadari karena kesibukan Anda masih ada berita yang terlewatkan dan tak dibaca.

Untuk itu, redaksi akan menghadirkan kembali berita-berita terpopuler di tribunmanado.co.id sepanjang November 2018.

Berita lokal menjadi yang terpopuler sepanjang November 2018. Adapula berita nasional dan berita internasional!

Baca: Ramalan Zodiak Sabtu 1 Desember 2018: Energi Taurus Meledak-ledak

Berita gadis pendoa yang menjadi viral karena statusnya di Facebook soal akan jatuhnya pesawat menempati posisi teratas paling banyak dibaca setelah jatuhnya pesawat Lion Air

Tak hanya itu, gadis Manado yang dinikahi guru SMP-nya setelah pacaran selama 7 tahun pun menjadi terpopuler!

Baca: Bikin Onar, 3 Pemuda di Banjer Ditangkap Tim Paniki Polresta Manado

Anda penasaran mana saja berita yang jadi terpopuler?

Berikut ini 5 berita terpopuler di portal tribunmanado.co.id sepanjang November 2018:

5. Bella Katuuk-Sayerz Tak Menyangka Papanya Ada di Pesawat Lion Air JT-610 Nahas itu

Petrus Rudolf Sayerz (kiri) dan istri Yuke Pelealu saat menikahkan Gabriella 'Bella' Sayerz beberapa tahun lalu. Petrus satu di antara 189 korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610
Petrus Rudolf Sayerz (kiri) dan istri Yuke Pelealu saat menikahkan Gabriella 'Bella' Sayerz beberapa tahun lalu. Petrus satu di antara 189 korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 (Istimewa)

Keluarga Petrus Rudolf Sayerz (58), satu di antara 189 korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di Perairan Tanjung Karawang, Jabar, tak menyangka kalau Petrus bakal berpisah dengan mereka untuk selamanya.

Bella Katuuk Sayerz, warga Perum Greenville, Matungkas, Minahasa Utara (Minut), sama sekali tak menyangka kalau ayahnya menjadi salah satu korban Lion Air JT 610.

Anak nomor tiga Petrus itu mengatakan, ayahnya bekerja di Jakarta.

Baca: Peringati Hari AIDS Sedunia 2018 - Ini 16 Gejala Kemungkinan Terkena Penyakit HIV/AIDS

Saat itu, kata Bella, ayahnya naik Lion Air JT-610 rute Jakarta -Pangkal Pinang itu karena ada tugas dari perusahaan untuk pergi ke Batam.

Petrus, katanya, memilih rute Bandara Internasional Soekarno-Hatta ke Bandara Hang Nadim Batam, Kepri, yang transit dulu di Bandara Dipati Amir, Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Kami awalnya tenang. Ketika muncul berita ada pesawat Lion Air ke Pangkal Pinang jatuh, kakak Githa yang menonton TV tenang saja. Pikirannya kan papa ke Batam (bukan ke Pangkal Pinang)," kata Bella, Jumat (2/11/2018).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved