Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Partai Demokrat Lega Pemilihan Paruh Waktu Amerika Serikat, Berhasil Ambil Alih DPR dari Republik

Partai Demokrat dapat sedikit lega dengan hasil awal pemilihan paruh waktu Amerika Serikat, yang menunjukkan mereka berhasil

Editor:
(AFP/Mark Ralston)
Warga Orange County, Huntington Beach, California, menyumbangkan suara mereka dalam pemilu paruh waktu Amerika Serikat pada Selasa (6/11/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Partai Demokrat dapat sedikit lega dengan hasil awal pemilihan paruh waktu Amerika Serikat, yang menunjukkan mereka berhasil mengambil alih DPR dari dominasi Partai Republik.

Memang masih telalu dini untuk mengetahui siapa yang akan mengendalikan DPR dan Senat selama sisa tahun pemerintahan Donald Trump.

Baca: 5 Bekas Penjara Mengerikan di Amerika Serikat yang Kini Dijadikan Objek Wisata

Namun dalam hasil awal, seperti dilansir dari BBC, Rabu (7/11/2018), Demokrat mencetak kemenangan awal di House of Representativesatau DPR dengan dua kemenangan di dua distrik di Virgina di Florida.

Di Senat, petahana di Indiana asal Partai Demokrat, Joe Donnely, telihat kesulitan mencapai hasil masksimal sehingga membuyarkan harapan partai.

Sebagai informasi, saat ini Partai Republik menguasa dua kamar legislatif di Kongres, yaitu DPR dan Senat.

Baca: China Kecam Amerika Serikat Terkait Sanksi Terhadap Sektor Minyak dan Keuangan Iran

AFP mewartakan, semua 435 kursi di DPR, 35 kursi Senat yang beranggotakan total 100 orang, dan 36 jabatan gubernur diperebutkan dalam pemilu kali ini.

Jajak pendapat menunjukkan, Demokrat memiliki peluang bagus untuk memenangkan 23 kursi yang mereka perlukan untuk merebut kendali DPR.

Sementara, Partai Republik bisa sedikit meningkatkan dominasi tipis mereka di Senat yang saat ini berada di angka 51-49.

Para ahli memperkirakan jumlah pemilih tahun ini bisa menjadi yang tertinggi dalam pemilu paruh waktu sepanjang 50 tahun terakhir.

Menurut lembaga US Elections Project, sebanyak 38,4 juta orang Amerika menyumbangkan suara mereka, dibandingkan 27,4 juta pada pemilu paruh waktu 2014.

"Kami menyaksikan jumlah pemilih yang besar, orang-orang keluar dari rumah, mengetuk pintu yang lain untuk memastikan mereka keluar," ujar kandidat Demokrat Katie Porter di Irvinem California,

Bahkan Trump mengakui pemilu paruh waktu tahun ini menjadi yang terpanas.

Dia menyerukan agar pemilih memilih Partai Republik karena dia akan maju dalam pemilu presiden 2020.

"Pemilu paruh waktu dulu seperti membosankan. Sekarang ini seperti yang terpanas," katanya.

Trump dilaporkan mengamati hasil pemilu paruh waktu bersama dengan rekan dan keluarganya di Gedung Putih.(Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved