Signal Jadi Kendala Inklusi Keuangan sampai ke Daerah Terpencil
Lemahnya signal sampai ke daerah terpencil menjadi kendala masukkan perbankan untuk menjangkau mewujudkan inklusi keuangan.
Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Indry Panigoro
Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Lemahnya signal sampai ke daerah terpencil menjadi kendala masukkan perbankan untuk menjangkau masyarakat di daerah terpencil untuk mewujudkan inklusi keuangan.
Baca: Aktifitas Penerbangan Sulut Juga Menurun
"Itu yang menjadi kendala kami, kalau signal sudah masuk sampai daerah terpencil, pasti kami bisa jangkau mereka, sebab jarak mereka cukup jauh," jelas Elyanus Pongsoda kepala OJK Sulutgomalut, Senin (05/11/2018).
Baca: Kamaru Sebut Sektor Kelautan di Bolsel Menjanjikan
Ia mengatakan, sejak dikeluarkannya program Lakupandai, luar biasa peningkatannya dari sisi tabungan, permohonan kredit.
Baca: Bongkar Muat Barang Via Pesawat Sulut Menurun
"Lakupandai sudah berjalan sangat pesat, hampir seluruh bank sudah melaksanakan, apalagi bank pemerintah," jelasnya.
Baca: BPS: Neraca Perdagangan Sulut Surplus
Ia mengatakan ribuan agen muncul setiap tahun, sebab program tersebut benar-benar masuk ke sektor yang belum terjangkau, hingga yang belum ada unit desa.
"Selama ada signal, sampai ke daerah terpencil, sudah masuk lakupandai," jelasnya.
Baca: OJK dan Rekanan Bangun 100 Home Stay di Lembeh
Ia mengatakan, bahwa sasaran OJK memang adalah agar pemahaman masyarakat terhadap inklusi keuangan dan industri perbankan bagus.
Sebab menurutnya, hingga saat ini, pemahaman masyarakat masih 30 persen.
"Target kami memang pelaksanaan inklusi keuangan hingga 75 persen," jelasnya. (amg)