Residivis Ini Ditangkap Usai Merampok padahal Baru 6 Bulan Bebas

Baru enam bulan menghirup udara bebas, Hadi Suseno kembali ditangkap polisi setelah diduga terlibat dalam kasus perampokan

Residivis Ini Ditangkap Usai Merampok padahal Baru 6 Bulan Bebas
ISTIMEWA
Ilustrasi borgol 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Baru enam bulan menghirup udara bebas, Hadi Suseno kembali ditangkap polisi setelah diduga terlibat dalam kasus perampokan di Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru. 

"Pelaku melakukan perampokan di rumah korban bernama Netty Supiyanti di Jalan Pemuda, Kelurahan Tirta Siak, Kecamatan Payung Sekaki pada Jumat 5 Oktober 2018 sekitar pukul 14.30 WIB," ucap Kapolsek Payung Sekaki AKP Rachmad C Yusuf pada Kompas.com, Sabtu (13/10/2018).

Dia menambahkan, residivis itu berhasil ditangkap pada Senin (8/10/2018) sekitar pukul 17.30 WIB di wilayah Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.

Dari penangkapan itu, polisi menyita barang bukti 1 unit sepeda motor, 2 unit telepon genggam, dan 1 buah kartu ATM.

Lebih lanjut, Rachmad menyampaikan, modus pelaku saat beraksi mengaku sebagai mekanik listrik. Saat itu, korban berada sendirian di rumahnya.

Baca: Siswa SMP Dibunuh Secara Sadis karena Remas Payudara Pacar Pelaku

"Pelaku masuk ke rumah korban dengan mengaku sebagai mekanik listrik, kemudian menodongkan senjata tajam ke pinggang korban," terang Rachmad.

Selanjutnya, pelaku meminta barang-barang berharga milik korban. Karena merasa terancam, korban menyerahkan dua unit handphone, 1 unit sepeda motor dan uang tunai Rp 250 ribu.

"Pelaku juga memaksa korban untuk memberikan kartu ATM beserta nomor Pin," tambah Rachmad.

Usia menggasak harta korban, lanjut dia, pelaku langsung melarikan diri. Sementara korban membuat laporan ke Polsek Payung Sekaki.

"Dalam penyelidikan Tim Opsnal, pelaku HS (Hadi Suseno) kita ketahui sedang berada di Jalan Pemuda, Kecamatan Tenayan Raya. Pelaku berhasil kita tangkap di sana," jelas Rachmad.

Baca: Donald Trump Janjikan Hukuman jika Arab Saudi Terbukti Bunuh Jurnalis yang Hilang

Berdasarkan pengakuan pelaku, saat itu sepeda motor yang rampok dari rumah korban, sudah dijual ke daerah Perawang, Kabupaten Siak.

"Sepeda motor dijual kepada seseorang berinisial MA. Sepeda motor korban sudah kita amankan. Sementara MA kita tetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang)," kata Rachmad.

Dia mengatakan, pelaku Hadi Suseno, dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang curas diancam 9 tahun penjara.

Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved