6 Fakta Pembunuhan PSK di Semarang, Terungkap Motif Pelaku
Wanita berinisial ASA, seorang pemandu karaoke yang juga menjadi pekerja seks komersial (PSK) ditemukan tewas di tempat tinggal
TRIBUNMANADO.CO.ID - Wanita berinisial ASA, seorang pemandu karaoke yang juga menjadi pekerja seks komersial (PSK) ditemukan tewas di tempat tinggal, wisma Mr Classic, Kamis (13/9/2018) lalu.
Fakta terungkap, bahwa wanita 25 tahun tersebut dibunuh oleh remaja 16 tahun berinisial D.
Baca: Kisah Ajaib Nelayan Wori Hanyut dan Diselamatkan Kapal Panama di Perairan Guam, Dibantu KJRI Osaka
Sebelum membunuh, D sempat menggunakan jasa Ninin dua kali.
1. Motif pembunuhan
Pemuda 16 tahun tersebut membunuh Ninin lantaran tak puas atas dengan layanan seksual yang diberikan Ninin.
"Dia cerewet, dikit-dikit bilang capai, lelah, enggak mau lagi. Omongannya enggak enak," ungkap D saat gelar perkara di Mapolsek Semarang Barat, Sabtu siang, dilansir TribunWow dariTribunJateng.
Dari rasa kecewa itu, ia menyimpan dendam hingga akhirnya ia lampiaskan, pada hari Rabu (12/9) malam.
D menghabisi Ninin dengan cara mencekik lehernya hingga kehabisan oksigen di sebuah kamar di wisma Mr Classic.
Baca: Daftar 10 Kota Terbaik se-Asia 2018, di Antaranya dari Indonesia
2. Pembunuhan direncanakan
D memaparkan, semua berawal dari kencannya dengan wanita yang juga bekerja sebagai pemandu karaoke itu, pada awal Agustus lalu.
Saat itu, D membayar Rp 200 ribu untuk bisa berhubungan badan dengan Ninin, namun ia kecewa dengan 'servis' yang diberikan Ninin.
"Agustus saya kencan dengan Ninin, bayar Rp 200 ribu untuk bisa bersetubuh," cerita D.
Dari rasa kecewa itu, ia menyimpan dendam hingga akhirnya ia kembali menghampiri Ninin di Sunan Kuning, Rabu (12/9) malam.
Baca: 5 Fakta Pulau Bungin yang Jadi Pulau Terpadat di Dunia, Warganya Jarang Merantau
Sunan Kuning adalah sebuah tempat lokalisasi di Kota Semarang.
Kali ini, ia juga membawa sebotol oli yang rencananya akan disiramkan ke tubuh Ninin.