Aktivis Ini Beber Kehidupan Kaum LGBT di Manado, Tomohon dan Bitung

salah satu aktivis membeber, kaum Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) kerap mengalami kekerasan.

Aktivis Ini Beber Kehidupan Kaum LGBT di Manado, Tomohon dan Bitung
-
LGBT 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Rajawali Coco, salah satu aktivis membeber, kaum Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) kerap mengalami kekerasan

"Pernah kami adakan penelitian di tiga kota yakni Manado, Tomohon serta Bitung, ada 78 responden yang kami
tanyai, semua mengaku pernah mendapatkan kekerasaan baik fisik maupun psikis," kata dia.

Penelitian lainnya, beber dia, terungkap jika kasus bunuh diri di kalangan kaum LGBT tinggi.

Baca: Akibat Pesta Miras, 4 Penyuka Sesama Jenis Diamankan Patroli Polresta Manado

Baca: Polresta Manado Razia Sajam di Pintu Masuk Konser Slank

Mengenai jumlah kaum LGBT, menurut Coco, sulit bicara angka real.

"Kita selalu terjebak di stigma bahwa kaum LGBT pria selalu bertingkah mirip perempuan, itu tak benar, bisa saja ada pria kekar tetapi ternyata punya orientasi seksual berbeda, " kata dia.

Ia menjelaskan lebih lanjut, orientasi seksual sama sekali tak berhubungan dengan perilaku seksual.

Kaum awam seringkali menuding orientasi seksual yang berbeda sebagai penyebab penyimpangan perilaku seks.

"Lantas bagaimana dengan pria menikah yang selingkuh, " kata dia.

Baca: Tim Paniki Polresta Manado, Ringkus 5 Pemuda Sedang Pesta Miras

Baca: Diduga Cabuli Siswinya, Guru Musik Ini Dilaporkan ke Polresta Manado

Ia menyebut kaum LGBT masih belum diterima di Manado.

Hal itu ditengarai karena budaya patriarka di Manado masih kuat.

Baca: Hirup Lem Adiktif, 3 Remaja Ini Nginap di Polresta Manado

Baca: Sempat Buron, Tersangka Penikaman Akhirnya Diborgol Timsus Polresta Manado

Halaman
1234
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved