Pengurusan KK di Boltim Perlu Dilampirkan Buku Nikah

Dinas Kependudukan Kabupaten Boltim, mulai menerapkan aplikasi versi tujuh dalam pembuatan Kartu Keluarga (KK).

Pengurusan KK di Boltim Perlu Dilampirkan Buku Nikah
TRIBUNMANADO/VENDI LERA
Kepala Dinas Disdukcapil, Rusmin Mokoagoaw 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Vendi Lera

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Dinas Kependudukan Kabupaten Boltim, mulai menerapkan aplikasi versi tujuh dalam pembuatan Kartu Keluarga (KK).

Menurut Kepala Dinas Disdukcapil, Rusmin Mokoagoaw, versi tujuh merupakan penambahan kolom identitas seperti golongan darah dan tanggal pernikahan.

Kata dia, dalam pengurusan atau pembuatan kartu keluarga (KK). Perlu dilampirkan buku atau akte nikah.

"Memang untuk pembuatan KK kali ini sangat dibutuhkan buku nikah suami istri untuk diregistrasi. Sebab, jika registrasi tidak mengunakan nomor pada buku nikah atau akta cerai," ujar Rusmin Mokoagoaw, Selasa (4/9/2018).

Lanjut dia, telah memberikan surat edaran di tiap Kecamatan, terkait pemberlakuan aplikasi versi tujuh.

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Elfira Lobud mengatakan, pemberitahuan sudah diberikan jauh hari. Agar masyarakat sudah tidak bolak balik datang ke Dinas Capil.

Kata dia, masyarakat harus memahami adanya penambahan syarat pembuatan KK yang baru berdasarkan undang-undang 24 tahun 2013 tentang administrasi kependudukan.

"Secara prosedur penerapan ini terhitung baru dilakukan oleh pihak kami, untuk kelengkapan administrasi data," ujar Elfira Lobud.

Penulis: Vendi Lera
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved