Ahok Dapat Remisi 2 Bulan: 720 Napi Langsung Bebas

Mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) selaku terpidana dua tahun kasus penodaaan agama, akan mendapatkan

Ahok Dapat Remisi 2 Bulan: 720 Napi Langsung Bebas
Internet
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) selaku terpidana dua tahun kasus penodaaan agama, akan mendapatkan pengurangan masa hukuman atau remisi selama dua bulan dalam rangka peringatan Hari Kemeerdekaan RI, 17 Agustus. Surat permohonan remisi untuk Ahok telah disetujui dan ditandatangani Kementerian Hukum dan HAM.

Humas Ditjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, Ade Kusmanto menyatakan, pemberian remisi untuk Ahok dan napi lainnya akan diumumkan oleh Menkumham Yasonna Laoly di kantor Kemenkumham, Jakarta, pada Jumat (17/8) pagi ini.

"Iya remisi untuk Pak Ahok dua bulan," ujar Ade Kusmanto saat dihubungi Tribun, Jakarta, Kamis (16/8) malam.

Dijelaskan olehnya, remisi tersebut diberikan karena Ahok, selaku narapidana telah memenuhi syarat diajukan sebagai penerima resmisi. Satu di antaranya adalah berkelakuan baik selama berada di penjara.

Ahok sendiri selama di penjara baru sekali memperoleh remisi, yakni pada saat Natal 2017. "Iya dong. Semua yang mendapatkan remisi pasti sudah memenuhi syarat. Begitu juga Ahok," tukasnya.

Diketahui, sebelumnya Ahok melalui adiknya Fifi Lety Indra menyampaikan dirinya lebih menginginkan bebas murni atas dua tahun penjara masa hukuman kasusnya.

Menurut Ade, Ahok selaku narapidana tidak dapat menolak remisi yang diberikan. Kendati demikian, untuk bebas murni masih akan diterapkan pada tahun 2019 sesuai dengan masa hukuman dikurangi remisi-remisi yang diterima selama ini. "Dia masih sampai 2019 untuk bebas murni," lanjutnya.

Untuk permintaan bebas bersyarat dari Ahok maupun keluarga dan pengacara, masih belum diminta ke Ditjen PAS. Ade mengatakan, bebas bersyarat harus diajukan terlebih dahulu dari pihak keluarga dan terpidana sendiri. "Sampai sekarang belum ada permintaan itu ya," jelasnya.

Basuki Tjahaja Purnama atau lebih dikenal dengan sapaan Ahok divonis dua tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada 9 Mei 2017, karena dianggap terbukti menistakan agama saat berpidato di Kepulauan Seribu pada September 2016 silam.

Jaksa mengesekusi vonis tersebut dengan menahan Ahok di Lapas Cipinang, Jakarta Timur pada hari itu juga. Namun, dengan alasan kewalahan dan kekhawatiran keamanan, akhirnya Ahok dipindahkan ke Rutan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama 
Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama  (Kolase TribunBogor)
Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved