Truk TNI AD tak Benar Masuk Mako Brimob Untuk Bantu Penanganan Kerusuhan
Menurut Erfan, dua truk TNI AD dari Yonzikon itu membawa personel yang akan melakukan latihan....
TRIBUNMANADO.CO.ID-Kepala Staf Kodim 0508/Depok Mayor (Arh) M Erfan Yuli Saputro membantah pemberitaan mengenai adanya dua mobil truk TNI AD dari Yonzikon 11 masuk ke Mako Brimob, Rabu (9/5/2018) pagi.
Apalagi dalam pemberitaan itu disebutkan seakan-akan dua truk TNI datang untuk membantu penanganan kerusuhan di Rutan Mako Brimob antara petugas dan napi teroris.
Baca: Napi Terorisme yang Buat Kerusuhan di Mako Brimob Mengaku Setia Pada Sosok Ini
"Tidak benar, dua truk TNI AD dari Yonzikon 11 masuk ke Mako Brimob dan membantu penanganan kerusuhan di sana. Yang benar dua truk dari Yonzikon 11 hanya melintas saja di depan Mako Brimob karena hendak menuju ke Jalan RTM, Kelapa Dua," kata Erfan kepada Warta Kota, Rabu (9/5/2018).
Baca: MENCEKAM! Terjadi Kerusuhan di Mako Brimob, Diduga Napi Teroris Melawan, Apa Sel Ahok Kena Dampak?
Menurut Erfan, dua truk TNI AD dari Yonzikon itu membawa personel yang akan melakukan latihan menembak di lapangan tembak RTM, Kelapa Dua.
"Jadi dua truk kami hanya melintas di depan Mako Brimob menuju lapangan tembak RTM Kelapa Dua karena ada kegiatan latihan menembak di sana," kata Erfan.
Baca: Begini Kondisi Ahok Usai Keributan di Rutan Mako Brimob
Karenanya ia meminta wartawan tidak menghubung-hubungkan dua hal yang tidak berkaitan sama sekali menjadi seakan-akan berkaitan.
"Sebab informasi itu sangat menyesatkan masyarakat dan tak sesuai fakta. Ada dua hal yang tidak berhubungan dan tidak berkaitan, sehingga menjadi salah jika dikaitkan," kata Erfan.