Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Begini Modus Penyelundupan Cap Tikus di Pelabuhan Samudera Bitung

Ratusan botol minuman keras tradisional jenis alkohol diamankan di Pelabuhan Samudera Bitung, Kamis (19/4).

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: David_Kusuma
Tribun manado
Petugas gabungan menggagalkan penyelundupan cap tikus 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Ratusan botol minuman keras tradisional jenis alkohol diamankan di Pelabuhan Samudera Bitung, Kamis (19/4).

Cap tikus tersebut diamankan anggota Marinir, Kodim 1310 Bitung dan Polsek Pelabuhan Samudera Bitung.
Untuk yang pertama mereka mendapatkan sebanyak 456 botol cap tikus. Satu botol berisi 1,5 liter cap tikus.
Mereka membawa cap tikus tersebut dengan cara menyisipkan ke dalam dus air mineral yang ditata bersama kemasan air mineral yang masih utuh, kemudian dus air mineral tersebut disegel sehingga terlihat seperti masih baru.

Namun petugas yang jeli melihat, kemudin memeriksa muatan dua truk yang memuat puluhan dus air mineral tersebut.

Pemeriksaan dilakukan menggunakan alat penusuk. Dugaan tersebut ternyata benar, ratusan botol cap tikus berhasil dikeluarkan dari dalam mobil.

Selain itu ada juga beberapa botol cap tikus yang berhasil diamankan. Semuanya kemudian dijadikan satu.
Tak menunggu lama, ratusan botol cap tikus tersebut kemudian dimusnahkan.

Lettu Inf Yullen Kasiaheng Komandan Unit Intel Kodim 1310 Bitung mengatakan, pemusnahan di lokasi untuk menimbulkan efek jera kepada masyarakat agar jangan coba-coba lagi untuk menyelundupkan miras.

"Supaya masyarakat melihat dan tidak lagi mengulangi, dan kami akan terus lakukan pengawasan juga di pelabuhan," ujarnya.

Beberapa saat kemudian, diamankan lagi 144 botol cap tikus yang dikemas dalam bentuk bungkusan panjang menggunakan karung nilon dan dilapisi dengan dus cukup tebal.

Satu botol tersebut berkapasitas 1,5 liter. Minuman keras tersebut kemudian diamankan ke Polsek Kawasan Pelabuhan Samudera Bitung.

Kapolsek KPS Iptu Fandy Ba'U mengatakan, semuanya diamankan oleh anggota KPS dan marinir.
"Temuan ke dua dari Polsek KPS ada 9 bal, 1 bal 16 botol berisi 1,5 liter per botol," jelasnya.

Ia menjelaskan, minuman keras tersebut rencananya akan di kirim ke wilayah timur, seperti Papua, Sorong, Merauke, Agats dan beberapa wilayah lainnya.

"Ada beberapa barang yang dimusnahkan di lapangan, lainnya kami amankan untuk proses lebih lanjut, untuk menyelidiki buruh dan pemiliknya," ujar dia.

Ia menambahkan, setiap hari dilakukan pengawasan dan memperketat penjagaan. "Kami masih akan lakukan pengembangan," kata dia.

Ia menjelaskan, modus pertama yang digunakan adalah menggabungkan dengan air mineral yang masih utuh, dan yang kedua dibungkus menyerupai karpet keduanya bagian luar ditulis karpet.

"Ini informasi dari masyarakat dan anggota memang yang sudah terlatih melakukan penyelidikan," jelasnya. (amg)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved