Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pemkot Manado Harus Ngutang Rp 80 Miliar untuk Selesaikan Pembangunan Rumah Sakit

Rencana tersebut bisa terganjal karena kemampuan keuangan daerah. Pembangunan RSUD Manado membutuhkan dana hingga Rp 100 miliar.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor:
tribun manado/finneke wolajan/yudiawan nugraha
Pembangunan RSUD Manado di Tingkulu, Kecamatan Wanea. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Manado masih butuh Rp 80 miliar untuk membiayai pembangunan rumah sakit umum daerah (RSUD).

Pemkot berharap dapat pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) untuk menutupi kebutuhan tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Manado Peter Karl Bart Assa mengatakan, pemkot menargetkan pembangunan RSUD tuntas pada tahun ini.

Dengan demikian, rumah sakit itu bisa beroperasi pada 2019.

Rencana tersebut bisa terganjal karena kemampuan keuangan daerah. Pembangunan RSUD Manado membutuhkan dana hingga Rp 100 miliar.

Target ini bisa tercapai jika usulan pinjaman ke PT Sarana Multi Infrastruktur lolos.

"Pemkot mengusulkan pinjaman sebesar Rp 80 miliar. Ini dana lanjutan pembangunan rumah sakit, agar tahun ini bisa selesai," ujar Karl, Senin (5/3/2018).

Pembangunan rumah sakit memang menjadi prioritas Pemkot Manado, namun program lainnya, seperti jalan juga tak bisa dikesampingkan.

Jadi, tak bisa hanya mengandalkan pembiayaan dari APBD Manado

"Satu tahun APBD takkan cukup. Terus terang saja anggaran pemkot tak cukup.

"Masih ada pembangunan lain seperti jalan dan infrastuktur lainnya yang juga masuk di skala prioritas," Karl menmbahkan.

Sebab itu, pemkot mengajukan pinjaman ke PT SMI. Pemkot menyiapkan Rp 20 miliar.

Pebangunan RSUD Manado masih terganjal biaya.
Pebangunan RSUD Manado masih terganjal biaya. (tribun manado/yudiawan nugraha)

Sebagian anggaran tersebut, yakni Rp 14 miliar sudah terserap pada pembangunan tahap pertama di 2017 lalu.

"Kita telah selesaikan pembangunan tahap pertama, dengan anggaran Rp 14 miliar di APBD 2017.

"Sekarang kita mulai lanjutkan lagi tahap selanjutnya Rp 6 miliar. Sambil menunggu dana pinjaman tersebut," kata Karl.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved