Sonny Sumarsono Ditunjuk Sebagai Penjabat Gubernur Sulut

"Dipastikan acara pelantikan akan digelar Senin (21/9) pukul 15.00 WIB di kantor Kemendagri."

Sonny Sumarsono Ditunjuk Sebagai Penjabat Gubernur Sulut
NET

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pada 20 September 2015 nanti, masa jabatan Gubernur Sinyo Harry Sarundajang (SHS) dan Wakil Gubernur (Wagub) Djauhari Kansil (DK) resmi akan berakhir.

Pemerintah pusat pun melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menunjuk Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Sonny Sumarsono sebagai penjabat gubernur hingga adanya gubernur dan wagub definitif hasil Pilgub 2015 nanti.

Namun karena bertepatan 20 September 2015 adalah hari Minggu, Kemendagri RI pun akhirnya menggeser pelantikannya sehari kemudian yakni Senin (21/9) di Jakarta.

Berkenaan dengan itu, untuk menghindari kekosongan kendali pemerintahan, dimana tanggal 21 itu penjabat belum bisa langsung berada di Manado, maka Sekretaris Provinsi, Siswa Rachmat Mokodongan (SRM) ditunjuk jadi pelaksana harian tugas gubernur.

Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Setda Provinsi Sulut, Jemmy Kumendong saat dihubungi per telepon oleh Tribun Manado mengatakan, sesuai dengan jadwal pelantikan Sonny Sumarsono menjadi penjabat Gubernur Sulut akan digelar di kantor Kemendagri pada Senin (21/9) pukul 15.00 WIB.

"Dipastikan acara pelantikan akan digelar Senin (21/9) pukul 15.00 WIB di kantor Kemendagri," ungkapnya, Sabtu (19/9) malam.

Menurut Kumendong, dalam pelantikan itu turut diundang sejumlah pejabat, diantaranya anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut, Anggota DPR RI dan DPD RI dari Dapil Sulut, Pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sulut, Para Bupati dan Walikota di Sulut, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi Sulut; Kepala Instansi Vertikal di Sulut dan undangan lainnya.

"Setelah pelantikan dan serah terima jabatan dengan Pak Sarundajang dan Pak Kansil di kantor Kemendagri, Pak Sumarsono dijadwalkan akan tiba di Manado pada Selasa (22/9). Setibanya di Manado, Pak Sumarsoni rencana akan disambut jajaran aparatur pemerintahan di lingkup pemerintah provinsi dan tokoh masyarakat, selanjutnya akan ada acara pisah sambut yang rencana dilaksanakan di Manado Convention Center Manado," tuturnya.

Setelah resmi menjadi penjabat gubernur Sumarsono ternyata tidak otomatis menempati rumah dinas gubernur di kawasan gubernuran, kelurahan Bumi Beringin Manado.

Menurut kepala Biro Umum Setda Provinsi Sulut, Jemmy Ringkuangan, untuk sementara penjabat gubernur belum langsung menempati rumah dinas atau rumah jabatan gubernur.

"Sementara telah disiapkan kediaman untuk beliau, karena rudis masih akan dirampungkan," jelasnya.

Ditanya soal besaran biaya perampungan itu, Ringkuangan mengatakan tidak banyak dan itu sudah ditata dalam APBD Sulut.

Dia mengatakan alasan kenapa penjabat tidak langsung menempati, karena hingga saat ini masih ada barang-barang milik pribadi yang belum diangkut.

"Sejauh ini pak gubernur dan keluarga telah mengangkut barang kediaman pribadi mereka. Tinggal sebagian kecilnya sementara diangkut. Soal dana lihat saja di RKA itu jelas semua," katanya. (Tribun Manado/Susanto Amisan)

Tags
Sulut
Penulis: Susanto_Amisan
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved