Kapal Penumpang Wajib Sandar

Kantor kesyahbandaran dan otoritas pelabuhan (KSOP) Bitung mengeluarkan warning keras kepada seluruh agen kapal penumpang yang hendak masuk ke Bitung.

Kapal Penumpang Wajib Sandar
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Kapal kecil yang mengangkut penumpang dari kapal pesiar yang tak sandar di demarga pelabuhan Bitung. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Kantor kesyahbandaran dan otoritas pelabuhan (KSOP) Bitung mengeluarkan warning keras kepada seluruh agen kapal penumpang yang hendak masuk ke Bitung agar menaik turunkan penumpang di dermaga, sebagaimana yang diutarakan Capten FFD Pandelaki MMar Kepala bidang Keselamatan berlayar penjagaan dan patroli KSOP Kelas I Bitung. Hal ini berkaca dari perbuayan kapal pesiar L'Austral yang hanya berlabuh dan menurunkan penumpang di tengah laut ke sekoci.

"Next trip tidak boleh ada kapal yang hanya berlabu, harus sandar no drop engkur but along side to walk. Jika tidak sandar kami tidak akan keluarkan izin untuk para agen karena sebagaimana yang diatur dalam undang-undang Kantor kesyahbandaran bertanggung jawab atas keselamatan penumpang," tutur Pandelaki kepada Tribun Manado Selasa (11/3) kemarin. Lanjutnya menyesalkan sikap yang dilakukan agen kapal yang menerima mentah-mentah keinginan kapten kapal untuk tidak sandar di dermaga pelabuhan Samudera Bitung beberapa hari yang lalu, mengingat pelabuhan Bitung merupakan Pelabuhan Internasional yang menjamin keamanan dan keselamatan serta kapal, muatan dan crewnya.

"Memang saya komplein kepada agen kapal atas nama Frans Tairas yang tidak memberitau sebelum atau pada saat hari kerja kalau kapal pesiar itu hanya berlabu, mereka juga menyampaikan surat kepada KSOP saat hari libur," tambahnya. Dari informasi diatas kapal yang mereka terima faktor lain mengapa kapal yang berasal dari Negara Perancis tak sandar, karena sebelumnya mereka masuk ke Pelabuhan Ambon dan kemungkinan tidak sandar.

"Ada dua hal kenapa mereka tidak sandar, mungkin berpikir kondisi Bitung sama Ambon yang merupakan daerah pertikaian sehingga mereka kirim berita tidak sandar dan tdk sampai kepada kami seharusnya jauh sebelum kapal datang. Mereka tau bukan Sulut melainkan North Celebes dan central city nya adalah Manado, sementara pelabuhan Manado tidak punya fasilitas untuk sandar kapal," jelasnya.

Terpisah Frans Tairas dari PT Bahtera Marina Perkasa yang menjadi agen kedatangan kapal pesiar L'Asutral mengatakan alasan kenapa kapal hanya berlabu tidak sandar karena responsility dari Kapten sebagai pihak yang berwenang. "Dia beranggapan masuk Pelabuhan Bitung sama dengan pelabuhan Manado, akibatnya saya juga bingung padahal kami sudah siapkan pelabuhan," tutur Frans.(tribun manado/christian wayongkere)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Rine Araro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved