Pembangunan Bandar Udara di Lolak Bolmong

Proses pembangunan bandar udara di kabupaten Bolaang Mongondow telah masuk dalam tahap perencanaan.

Pembangunan Bandar Udara di Lolak Bolmong
says.com
Bandara Internasional Changi, Singapura. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Proses pembangunan bandar udara di  kabupaten Bolaang Mongondow telah masuk dalam tahap perencanaan pembangunan bandar udara  oleh perusahaan konsultan PT. Tridaya Pamurtya. Dari presentasi studi kelayakan yang dilakukan perusahaan itu di ruang rapat pemkab Bolmong Senin (11/8) yang dihadiri Bupati Bolaang Mongondow, Salihi Mokodongan disimpulkan pembangunan bandar udara di Lolak Bolmong sangat layak.

Warkiyanto Wijaya, leader tim konsultan PT Tridaya Pramurtya menuturkan lokasi Bandar udara di Desa Lalow Kecamatan Lolak sangat layak. Dari sisi kelayakan pengembangan wilayah misalnya, Desa Lalow memenuhi kesesuaian RTRW Provinsi dan Kabupaten, dan kesesuaian Tatrawil Provinsi dan Tratalok Kabupaten.

"Dari segi  kelayakan teknis pembangunan, kondisi permukaan tanah Desa Lalow relatif datar, kelandaian permukaan tanahnya  memenuhi persyaratan, sistem drainase lokasi berada dalam keadaan alternatif baik, daya dukung dan struktur tanah dari nilai CBR memenuhi persyaratan, juga infrastuktur serta jaringan utilitas sudah tersedia," katanya.

Dari segi kelayakan operasional, menurut Wijaya, layak.  Melalui kajian arah angin (windrose), di lokasi Desa Lalow, usibility factor untuk arah runaway 10-28 berdasarkan data dari BMKG manado untuk data harian adalah 98,96 persen dan untuk data jam jaman 99,76 persen dan hal ini memenuhi persyaratan.

"Prosedur pendaratan dan lepas landas atau operasional penerbangan di  Desa Lalow direncanakan dua arah," katanya.

Dikatakannya,  Desa Lalow dan lokasi lainnya yang diusulkan bukan merupakan lahan konservasi cagar alam atau budaya maupun potensi sumber daya alam dan permukiman. Desa Lalow memang diperuntukkan bagi pembangunan Bandar udara dan tidak ada relokasi penduduk di areal tersebut.

"Jadi layak untuk kajian kelayakan lingkungan," katanya. Wijaya mengatakan, presentasi  ini satu bagian penting bagi proses pembangunan bandar udara di Kabupaten Bolmong. Menurutnya,  masih ada beberapa tahapan penting yang nantinya akan dilakukan bersama dengan pemerintah Bolmong maupun instansi terkait.

Kepala Dinas (Kadis) perhubungan, komunikasi dan informatika (hubkominfo) Bolmong, Ramlah Mokodongan, mengatakan presentasi studi kelayakan Lokasi Bandar Udara meliputi Study Kelayakan (Feasibility Study), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) Detail Engginering Design (ded) Master Plan Bandar Udara dan Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan (KKOP).

"Kegiatan perencanaan bandar udara tersebut akan menjadi penentu dalam rangka pembangunan fisik bandara ke depan. Dalam hal ini kami berterima kasih kepada Bupati Bolaang Mongondow yang telah mendukung pembangunan bandar udara di Desa Lalow Kecamatan Lolak," ujar Ramlah.

Menurutnya, keberadaan bandara sangat vital untuk mempermudah transportasi udara dari dan ke Kabupaten Bolaang Mongondow, serta membantu pertumbuhan ekonomi di wilayah Bolaang Mongondow Raya. Ramlah juga berharap  para pemegang kepentingan dan masyarakat mendukung adanya bandar udara di Kabupaten Bolaang Mongondow. *

Penulis: David_Manewus
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved