Jumat, 19 Desember 2014
Tribun Manado

BMKG Manado: Banjir Kemungkinan Meluas, Curah Hujan Meningkat

Kamis, 16 Januari 2014 06:56 WITA

BMKG Manado: Banjir Kemungkinan Meluas, Curah Hujan Meningkat
WIKIPEDIA COMMONS

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Badan Meteorologi dan Klimatologi (BMKG) Stasiun Samrat Manado mengeluarkan peringatan dini mengenai cuaca ekstrem di wilayah Sulut. Curah hujan yang tinggi diperkirakan masih terjadi hari ini dan beberapa hari ke depan.

"Ini hasil pantauan Citra Radar dan Satelit Cuaca hari ini hingga pukul 17:00 Wita tadi bahwa akan ada terjadi peningkatan aktivitas pembentukan awan hujan di atas Sulawesi Utara.  Diperkirakan cuaca buruk dan gelombang tinggi masih akan berlangsung tiga hingga lima hari hari ke depan," kata Prakirawan BMKG Samrat Ratih Prasetya, Rabu (15/1/2014).

Dijelaskannya, curah hujan yang tinggi di wilayah Sulut beberapa hari ini terjadi karena suplai uap air di atmosfer masih cukup banyak. Potensi angin kencang dapat terjadi pada siang, sore dan malam hari. Ketinggian gelombang di Perairan Sulawesi dan Kepulaujan Sangihe Talaud berkisar antara dua hingga empat meter.

Ia mengatakan, pembentukan awan hujan di  Sulawesi Utara yang akan berdampak pada terjadinya hujan intensitas sedang hingga lebat dan angin kencang. Kondisi itu  akan melanda Kota Manado, Kota Tomohon, Kota Bitung,Kabupaten Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, Bolaang Mongondow Utara, Bolmong Selatan, Bolmong dan  Kota Kotamobagu.

Terkait informasi yang beredar akan terjadinya badai di pesisir Sulut, kata dia, hal itu tidak benar. "Selain itu,  mohon disampaikan bahwa banjir kemungkinan akan meluas karena curah hujan terus meningkat. Hal ini akibat aktivitas pusat tekanan rendah di utara Sulut dan adanya MJO yang memicu hujan deras disertai kilat dan petir," demikian  Ratih. (erv/def)

Ikuti berita bencana selengkapnya di Tribun Manado edisi cetak terbit hari ini, Kamis (16/1/2014).

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Robertus_Rimawan

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas