Formula 1
Kepergian Maria Meninggalkan Duka untuk Olahraga
De Villota mengalami kecelakaan fatal ketika melakukan pengujian untuk tim F1 Marussia di Inggris. Selain kehilangan mata, dia pun
TRIBUNMANADO.CO.ID, MADRID — Setahun setelah hampir kehilangan hidupnya dalam kecelakaan balap mengerikan, mantan pebalap penguji Formula Satu, Maria de Villota (33), ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di Seville, Spanyol, Jumat (11/10/2013) pagi. Hasil otopsi mendapati bahwa dia kemungkinan tewas karena cedera yang didapatkan dalam kecelakaan tahun lalu.
Isabel, adik dari De Villota, mengatakan, otopsi menunjukkan bahwa De Villota meninggal saat tidur, sekitar pukul 06.00 waktu setempat, karena kerusakan saraf akibat kecelakaan pada Juli 2012. Kecelakaan mengerikan tahun lalu telah menyebabkan De Villota kehilangan mata kanan, tetapi dia sudah terlihat pulih dengan indikator telah kembali mengemudi, menulis buku tentang kecelakaan tersebut, dan menikah.
Kepolisian Spanyol menyatakan, kematian De Villota karena "sebab-sebab alamiah" dan tak ada indikasi kekerasan. Informasi awal kematian De Villota diterima dari manajernya yang dihubungi staf Sevilla Congresor Hotel, tempat tubuhnya ditemukan.
De Villota mengalami kecelakaan fatal ketika melakukan pengujian untuk tim F1 Marussia di Inggris. Selain kehilangan mata, dia pun mengalami cedera serius di kepala dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama satu bulan.
Merupakan warga asli Madrid, De Villota adalah putri dari Emilio de Villota, pebalap F1 pada era 1976-1982. Para ofisial F1 dan pebalap yang kini tengah berlaga di Grand Prix Jepang menyatakan keterkejutannya dengan kabar kematian De Villota.
Duka dari semua lapangan olahraga
"Saya sampaikan belasungkawa terdalam untuk keluarga De Villota," kata Presiden FIA Jean Todt. "Maria adalah pebalap yang fantastis, cahaya cemerlang bagi perempuan di motorsport, dan juru kampanye yang tak kenal lelah untuk keselamatan di jalan," kata dia. "Atas semua itu, dia adalah teman yang sangat saya kagumi."
Pemimpin tim McLaren Martin Whitmarsh yang juga Ketua Asosiasi Tim Formula Satu, Martin Whitmarsh, mengatakan, "Seluruh paddock sangat terkejut dengan berita bahwa Maria sudah tak lagi bersama kami." Menurut Whitmarsh, De Villota tidak hanya inspirasi bagi perempuan di olahraga ini, tetapi juga untuk semua orang yang pernah mengalami luka yang mengancam jiwa.
Monisha Kaltenhorn dari tim Sauber, perempuan pertama yang menjadi pebalap utama F1, mengatakan, "Jika ada yang mewakili kekuatan dan optimisme, itu adalah Maria. Kematian mendadaknya adalah kerugian besar bagi dunia motorsport."
Penanggung jawab pengembangan pebalap dari tim William, Susie Wolff, ingat bahwa De Villota memintanya untuk tetap melanjutkan program untuk pebalap perempuan, setelah kecelakaan yang menimpa De Villota. "Saya ingat dia katakan itu. Terserah bagaimana, tunjukkan bahwa pebalap perempuan di F1 adalah mungkin," kenang Wolff.
Menurut Wolff, De Villota tahu bahwa perempuan bisa bersaing di laga tersebut. Setelah kecelakaan merenggut peluangnya bersaing di arena F1, menurut Wolff, yang diinginkan De Villota adalah orang-orang tahu soal kemampuan perempuan di F1 dan mewujudkannya. "Dia memiliki semangat itu untuk hidup, kekuatan karakter, dan pandangan yang positif tentang kehidupan."
Marussia dalam pernyataan resmi menyatakan dukacita untuk De Villota. "Pikiran dan doa kami bersama keluarga Maria dan teman-temannya."
Petenis Spanyol, Fernando Alonso, mengatakan, "Ini berita yang sangat menyedihkan bagi motorsport. Maria dicintai semua orang. Sekarang, yang bisa kita lakukan adalah berdoa bagi dia dan keluarganya."
Selain menjadi pebalap penguji di Marussia, De Villota juga pernah mengikuti kejuaraan touring dunia pada 2006 dan 2007, serta Superleague seri ban terbuka. De Villota berada di Seville untuk kegiatan "What Really Matters", kegiatan inspiratif untuk orang-orang muda tentang nilai kemanusiaan universal. Menyusul kabar duka ini, konferensi tersebut dibatalkan.
De Villota adalah perempuan pertama Spanyol yang berkiprah di F1. Menteri Olahraga Jose Wert mengumumkan bahwa De Villota akan mendapat anugerah anumerta berupa Medali Emas Spanyol of Merit Sporting.