Rabu, 10 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Warga Minta Lurah Kareko Mundur

Sejumlah perwakilan warga Kelurahan Kareko Kecamatan Lembeh Utara meminta Lurah Fisman Takasihaeng untuk mudur dari jabatannya.

Tayang:
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Chiristian Wayongkere

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Sejumlah perwakilan warga Kelurahan Kareko Kecamatan Lembeh Utara meminta Lurah Fisman Takasihaeng untuk mudur dari jabatannya. Keinginan tersebut mereka sampaikan di DPRD Kota Bitung Jumat akhir pekan lalu, dimana keinginan mereka untuk meminta mundur Lurah tersebut karena berbagai macam alasan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keberadaannya sebagai Lurah.

"Kami sudah tidak tahan lagi dengan gaya kepemimpinan Lurah, dulunya kelurahan kami yang dulunya terkenal dengan kebersihannya, keamanannya, kekompakannya, sekarang tidak lagi kami rasakan," kata Benyamin Padoma saat diwawancarai Tribun Manado usai memasukan aspirasi mereka di DPRD Bitung Jumat pekan lalu.
Lanjutnya bersama sejumlah warga lain yang hadir, Lurah tersebut tidak becus lagi dalam mengatur kelurahan hingga terkesan 'super enak' terhadap para pelayanan kepala masyarakat. "Setiap hari jam kerja sulit bertemu dengan lurah di kantor dan ternyata beliau paling banyak dirumah dan mengurus urusan pribadi, Lurah juga jarang masuk kantor sampai-sampai ruangannya sudah pada kotor berdebu bahkan sudah menjadi sarang laba-laba," tandasnya.

Sementara itu Felmy Taghupia warga lainnya yang ikut mengantarkan aspirasi mereka untuk memberhentikan Lurah Kareko, menjamin apa yang mereka sampaikan mengenai Lurah tersebut benar adanya.

"Apa yang kami sampaikan bukan hanya asal-asalan atau karang-karang melainkan fakta yang sebenarnya terjadi dilapangan," kata Felmy. Lanjutnya selain itu keinginan mereka untuk melengserkan posisi lurah dari jabatannya karena saat ada  kedukaan dan pesta nikah tidak pernah hadir.  "Setelah kamitelusuri ternyata lurah tidak tahu memberikan kata-kata penghiburan atau sambutan," ujarnya.

Untuk itulah melalui aspirasi yang mereka masukan ke DPRD Bitung mereka meminta agar pemerintah Kota Bitung melalui walikota Bitung untuk segera mengganti lurah tersebut yang tidak tau apa-apa dalam menjelankan kepemrintahannya.

"Kasihan kami warga seperti anak ayam ang kehilangan induknya, masih banyak juga keluhan dan kasus lain yang semestinya kami sampaikan," kata dia sembari menambahkan keinginan tersebut telah didukung oleh 70 warga Kelurahan Kareko yang dibuhkan dalam tanda tangan yang menjadi lampiran pada aspirasi yang disampaikan ke DPRD Bitung.

Terpisah Fisman Takasihaeng Lurah Kareko Kecamatan Lembeh Utara mengatakan keinginan warga untuk meinta dirinya mundur dari jabatannya karena masalah pemukiman warga. "Jadi inti masalahnya ada rumah warga kena pembangunan jalan lingkar dan mereka tidak inginl sebagian rumah mereka dibangun jalan lingkar," kata Fisman saat dikonfirmasi Tribun Manado.

Mengenai berbagai tudingan yang dilayangkan oleh warga menurutnya itu hanya sepihak karena dirinya melaksanakan tugas dengan baik dan benar.

"Sebagai pemerintah saya harus mengikuti kebijakan pemerintah untuk membuat jalan lingkar, sehingga ada warga yang tidak mau rumahnya terkena pembangunan jalan lingkar hingga berbuat begitu," tambahnya. Lanjutnya berbagai tudingan yang dilayangkan warga sama sekali hanya sebagai alasan mereka. "Saya kan hanya mengemban kepentingan umum untuk membuat jalan umum di Kelurahan tersebut," tandasnya

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved