Ibunda Cindy Wurangian Batal Maju Caleg
Sejumlah nama yang kini sedang duduk sebagai anggota DPRD Kota Bitung tidak nampak.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Pasca pemasukan berkas pendaftaran pencalonan Anggota Legislatif di KPU Bitung, sejumlah nama yang kini sedang duduk sebagai anggota DPRD Kota Bitung tidak nampak. Seperti wakil ketua DPRD Kota Bitung Beby Palar dan anggota DPRD Bobby Dumgair dari Partai Golkar yang tidak tampak dalam berkas pencalonan.
Secara terpisah saat diwawancarai Tribun Manado Beby Palar yang notabenenya merupakan ketua DPC Partai Golkar Kota Bitung mengatakan calon-calon yang dimasukan ke KPU Bitung berlum bersifat final karena masih akan diperiksa kelengkapan berkasnya. "Kan masih ada waktu dua Minggu lagi, kalau ada yang tidak memenuhi syarat saya akan jadi kartu Joker masuk menggantikan mereka," kata Palar, Rabu (24/4).
Menurut ibu dari Pricillia Cindy Wurangian aggota DPRD Sulut, tidak diikutsertakan namanya dalam daftar pencalonan karena akan memberikan kesempatan kepada kader partai Golkar lain untuk maju, sambil menunggu hasil apakah ada yang bermasalah dengan berkasnya itulah yang nantinya akan diganti olehnya. "Rencanya kalau saya mau masuk di Dapil 2 Kecamatan Lembeh Utara, Lembeh Selatan dan Aertembaga, karena disana calon-calonnya berkasnya masih harus dilengkapai," tuturnya.
Lanjutnya masih ada waktu 14 hari untuk melengkapai kekurangan terhadap pemasukan berkas pencalonan, setelah itu baru akan diketahui apakah dia akan masuk kembali menjadi caleg atau tidak. "Kita tunggu saja hasil dari KPU Bitung," tuturnya.
Sementara itu Bobby Dumgair mengatakan keinginannya untuk tidak maju lagi sebagai caleg pada pemilu mendatang karena sudah capek. "Sudah cukup tiga periode saya duduk sebagai anggota DPRD Kota Bitung," kata Bobby usai pelaksanaan rapat paripurna di DPRD Bitung, Rabu (24/4).
Lanjutnya keputusan tidak maju sebagai caleg yang dia ambil sontak langsung mendatangkan pertanyaan hingga kekecewaan dari kader dan pendukungnya dari partai Golkar.
"Memang ada tujuh orang tim sukses saya yang menghadap dan mempertanyakan sikap politik saya tidak maju lagi pada pileg mendatang, dan saya jawab benar saya tidak maju lagi," tuturnya.
Adapun alasan mengapa dirinya enggan maju lagi sebagai anggota DPRD Kota Bitung pada pileg mendatang karena akan fokus didunia pendidikan. "Saya akan fokus membangun dan mengembangkan dunia pendidikan yang ada di Kota Bitung," tandasnya.
Tidak majunya dua petinggi partai Golkar di Kota Bitung mendatangkan kekecewaan yang mendalam dari Petrus Rumbayan selaku pengurus DPC Partai Golkar, dimana menurutnya tidak majunya kedua orang tersebut merupakan pukulan berat bagi partai yang diketuai oleh Aburizal Bakrie. "Sebagai kader partai sangat disayangkan mereka berdua tidak maju, karena keduanya memiliki pendukung dan simpatisan yang banyak," kata Petrus.
Lanjutnya, langkah yang diambil kedua secara politik harus diterima karena itu merupakan keputusan mereka berdua. "Namun demikian saya yakin meski mereka berdua tidak jadi mencalonkan diri sebagai caleg pasti mereka tetap akan membantu para caleg untuk duduk sebagai anggota DPRD Kota Bitung dan membersarkan partai Golkar," tandasnya.
Terpisah menurut Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Bitung menilai seharusnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengeluarkan aturan yang mengaharuskan para incumbent harus dan wajib kembali ikut serta pada pilcaleg. "Yah, menurut saya harus ada regulasi yang mengatur tentang itu disertai dengan rekomendasi bahwa anggota DPRD yang duduk sekarang harus dan wajib ikut lagi," kata Duke.