Hobi yang Menghasilkan Uang
Tribun Manado - Kamis, 16 Agustus 2012 19:25 WITA
TRIBUNMANADO/ FRANSISKA NOEL
Samuel Reinardo Juana
Laporan Wartawan Tribun Manado Fransisca Noel
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kecintaan yang besar pada dunia komputer sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar akhirnya berbuahkan kebanggan tersendiri bagi Samuel Reinardo Juana. Dengan sedikit inovasi, Samuel berhasil memanfaatkan hobinya tersebut untuk menghasilkan uang tambahan kuliah.
"Sejak kelas 4 SD saya sudah suka utak-atik komputer, akhirnya sejak saat itu saya jadi cinta segala sesuatu yang berhubungan dengan perangkat komputer," ujar mahasiswa Fakultas Teknik jurusan Teknik Informarika Unika DeLa Sale Manado ini, kepada Tribun Manado, Kamis (16/8).
Samuel yang mengaku sejak kecil selalu diajarkan orang tua untuk hidup mandiri ini sudah punya keinginan untuk mencari penghasilan tambahan dari hobi yang dimilikinya. "Karena sejak kecil saya dan saudara-saudara saya tidak dibiasakan mendapat jajan dari mama papa. Mereka selalu ajarkan, kalau ingin dapat jajan, harus bisa cari sendiri," ungkap anak ketiga dan lima bersaudara ini.
Karena pola didikan inilah, akhirnya mendorong Samuel mulai menekuni hobi merakit komputer untuk bisa menghasilkan tambahan uang jajan maupun uang kuliah. "Sejak SMP saya sudah dapat orderan rakit komputer, darisitu saya pertama kali dapat penghasilan," ungkapnya.
Hobinya tersebut berlanjut hingga dirinya kuliah. "Tahun 2010 lalu, saat kuliah masuk semester lima saya mulai buka usaha warnet di dekat rumah. Dan dua belas perangkat komputer yang dipakai di warnet semuanya saya yang rakit sendiri," tutur Samuel.
Dengan dukungan dan motivasi yang tidak pernah surut dari orang-orang terdekatnya, Samuel terus menjalankan usaha warnetnya sambil kuliah. "Memang agak sulit bagi waktu, tapi syukur keluarga mau ikut bantu, jadi saat kuliah mama bantu jaga warnet, dan saat kuliah selesai saya yang ganti," ujarnya.
Pria kelahiran Jakarta 28 Maret 1990 silam ini mengaku bersyukur usaha warnet yang ditekuninya berbuah manis. Dalam sebulan dirinya mampu meraup keuntungan hingga 15 juta rupiah. Uang sebesar ini bukan hanya mampu membiayai kuliahnya tetapi juga menambah uang saku dan tabungannya. "Hanya memang sejak bermunculan ponsel pintar yang dilengkapi fitur untuk internet, usaha warnet berkurang omzetnya hingga 50 persen," ungkapnya.
Hanya, Samuel bersyukur mata kuliah programing yang diambilnya selama kuliah akhirnya menjadi peluang baru baginya untuk menambah satu lagi usaha sampingan yang ditekuninya. "Saat ini saya bersama tiga teman lain bekerjasama menjadi pragramer di kantor-kantor pemerintah maupun swasta," tuturnya.
Berdiri di bawah bendera usaha Behine Code, Samuel bersama rekan-rekannya mulai menjalankan usaha menjadi programer software, website, dan jaringan di beberapa perusahaan dan instansi pemerintah dan swasta.
"Yang sudah kami kerjakan adalah buat website amazingnorthsulawesi.com milik pemprov Sulut, website kabarpro.com juga milik pemerintah, serta melayani orderan membuat jaringan komputer di beberapa perusahaan kontraktor," ungkapnya.
Penghasilan yang didapatkan melalui usahanya ini juga terbilang lumayan untuk seorang anak kuliahan.
Mengenai bagaimana cara mengatur waktu antara menjalankan usaha sambil kuliah, Samuel mengaku sempat kelabakan. "Tetapi untunglah mama dan papa sejak dulu selalu ajarkan tentang prioritas dan fokus, dua hal itu selalu saya jadikan pedoman dalam upaya membagi waktu antara kuliah dan menjalankan usaha," terangnya.
Samuel selalu berupaya mengatur jadwal kuliahnya dengan baik. "Saat di kampus saya berupaya mengerjakan semaksimal mungkin tugas kuliah sehingga tidak perlu lagi mengulangnya saat di rumah. Usai kuliah barulah saya fokus pada usaha yang saya jalankan," ungkap Samuel.
Padatnya aktivitas setiap hari diakui Samuel mampu diatasinya dengan baik, meskipun sampai harus tidur larut malam. "Waktu selalu cukup, yang penting kita pintar atur waktu untuk semua aktivitas yang kita kerjakan," katanya.
Jika tidak ada aral melintang, pria jenius ini akan diwisuda pada bulan Oktober 2012 mendatang. "Puji Tuhan akhir Juli lalu sudah lulus ujian skripsi, saat ini tinggal mempersiapkan diri untuk diwisuda," ungkap mahasiwa yang meraih nilai A untuk penilaian skripsinya ini.
Dirinya berencana akan tetap fokus pada usaha menjadi seorang programer usai menuntaskan kulianya. "Sudah waktunya saya mengabdi ke mama papa. Kalau dulu mereka bantu biayai studi saya, sekarang sudah saatnya sekarang saya bahagiakan mereka dengan uang hasil usaha saya sendiri," tandas Samuel.
Penulis : Fransiska_Noel
Editor : Rine_Araro