TRIBUNMANADO.CO.ID,
RATAHAN - Bukan main proyek pengerjaan jalan Tombatu - Tonsawang
berbandrol Rp 7 Miliar dan saat ini sudah mengalami perbaikan karena
sudah rusak.
Bukan karena sudah digunakan kemudian rusak, namun warga setempat memastikan, sebelum diresmikan jalan ini sudah rusak.
"Sekitar
maret 2012 pengerjaan selesai namun aspalnya sudah mulai rusak, pecah
di pinggiran, jadi bisa dibilang belum digunakan sudah rusak," ujar Agus
Koilan warga Tonsawang kepada Tribun Manado (13/6/2012).
Kerusakan
lebih parah setelah sekitar 3 bulan pemakaian karena pecahnya aspal
merembet ke aspal lainnya. Kondisi ini tak henti-hentinya menjadi
perhatian warga karena dirasa proyek berbandrol 7 miliar tersebut
terlalu banyak menguapkan anggaran untuk keuntungan sepihak.
Proyek
Rp 7,3 Miliar milik PT Sinar Karya Mega Persada ini lebih mendapatkan
sorotan usai usaha perbaikan dengan menambal aspal yang rusak tak
kunjung diselesaikan. Nampak hotmix yang masih menyisakan jalanan rata
langsung ditimbun dengan sirtu.
"Tapi cuma sampai disitu, ditimbun sirtu untuk separuh badan jalan dan sampai sekarang hanya dibiarkan saja," tukas Agus.(uke)
Penulis : Quin_Simatauw
Editor : Budi_Susilo
Bergabunglah dengan Tribun Manado Sharing Community untuk update berita Sulawesi Utara dan berbagi informasi kegiatan komunitas Anda.
Follow twitter kami di @Tribun_Manado untuk mengakses berita melalui twitter.